-->

Kamis, 03 Februari 2011

VIVAnews - Banyak orang malas mencuci celana berbahan denim atau jins lantaran berat dan membutuhkan energi lebih. Seolah mendukung kemalasan ini, sebuah studi mengungkap bahwa memakai celana jins yang belum dicuci selama 15 bulan tak menimbulkan risiko kesehatan.

Studi yang dilakukan asisten profesor dan mahasiswa University of Alberta itu menunjukkan, keringat dan tumpahan makanan yang melekat di celana jins tidak memicu perkembangbiakan bakteri secara ekstrim.

Jin terpakai yang tidak dicuci selama sebulan memiliki tingkat bakteri yang identik dengan bahan lain yang terpakai selama 13 hari. "Saya terkejut," kata Rachel McQueen, sang asisten profesor departemen ekologi.

"Kami menemukan flora yang ada di denim sama jumlahnya dengan jumlah flora di kulit," kata Rachel seperti dikutip National Post.

Jumlah bakteri paling tinggi terdapat di area selangkangan. Namun, tidak ditemukan E Coli atau jenis bakteri dari kotoran lainnya. Ini artinya, mengenakan celana jins selama sebulan tanpa mencuci masih aman bagi kesehatan.

Dengan pemakaian normal, kata Rachel, jins hanya perlu dicuci sekitar sebulan sekali. Bahkan, jika tahan dengan baunya, memakai celana jins yang tidak dicuci selama 15 bulan masih aman.

Untuk menghilangkan bau tak enak jins yang belum dicuci, cukup mengangin-anginkannya atau membungkus dalam plastik dan memasukkannya ke dalam freezer setiap minggu. (pet)

VIVAnews - Konflik antarpasangan seringkali muncul akibat kesalahpahaman sepele. Ini bisa jadi akibat perbedaan gaya komunikasi antara pria dan wanita. Memahami cara berpikir pasangan pun menjadi elemen penting dalam menjalin hubungan lebih harmonis.

Ketahui lima hal yang sering memicu kesalahpahaman antarpasangan, menurut para ahli hubungan dari Your Tango:

1. Pria meminta, wanita menyembunyikan

Pria terbiasa mengajukan permintaan secara langsung. Sementara wanita seringkali beranggapan bahwa pria bisa membaca pikirannya. Wanita ingin pria tahu keinginkannya tanpa harus memberitahu.

2. Wanita suka hal detail

Wanita seringkali mengajukan pertanyaan detail yang tidak diingat pria, seperti, "Kamu ingat tidak pertama kali bertemu aku pakai baju warna apa?". Lalu diteruskan dengan, "Jika kamu peduli denganku pasti ingat."

Hal yang harus Anda ketahui adalah wanita memiliki ingatan luar biasa terhadap hal detail dan lebih sentimental dibandingkan pria. Meskipun pria tidak ingat hal detail, itu hanya karena perbedaan dalam cara mereka memproses informasi, bukan karena mereka tidak peduli.

3. Mendengarkan versus menyelesaikan

Ketika wanita memiliki masalah, pria cenderung sigap menawarkan solusi. Padahal wanita seringkali hanya butuh mencari pemahaman dan dukungan. Aturan praktisnya, saat menghadapi pria bermasalah, tawarkan dulu solusi, baru tunjukan empati. Sebaliknya, saat menghadapai wanita bermasalah, pria sebaiknya terlebih dahulu memberikan empatinya baru solusi.

4. Pria lebih bisa memilah emosi

Wanita dan pria tidak berpikir dengan cara yang sama. Pria lebih bisa memilah sentuhan emosional dalam segala hal, baik pekerjaan maupun hubungan. Sedangkan, wanita lebih berpikir secara keseluruhan dan cenderung mencampuradukkan semua masalah.

5. Wanita banyak bicara, pria irit bicara

Ketika wanita merasa stres, ia sangat butuh tempat untuk mencurahkan isi hatinya. Sedangkan pria, cenderung memilih diam saat stres. Ini membuat wanita seringkali merasa tidak dibutuhkan saat pasangannya stres. (pet)

VIVAnews – Membiasakan diri hidup sehat memang dianjurkan. Tapi, bila Anda sampai menjalaninya secara ekstrim, justru berisiko membahayakan diri sendiri.

"Kegiatan apapun yang dilakukan berlebihan atau terlalu ekstrim, akan menjadi hal tidak baik. Kebiasaan hidup terlalu sehat, terkadang malah bisa merugikan diri sendiri,” kata Dr. Erika Schwartz, Medical Director of Cinergy Health, seperti dikutip dari laman Shine.

Dengan kata lain, Dr. Erika menyarankan agar Anda bisa menjalani kebiasaan-kebiasaan menyehatkan secara normal. Berikut ini beberapa contoh gaya hidup sehat yang bisa menjadi bumerang bila dilakukan terlalu berlebihan:

1. Menggunakan tabir surya berlebihan

Tubuh kita membutuhkan vitamin D untuk membuat tulang sehat dan mencegah penyakit sekaligus meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Satu-satunya cara mendapatkan vitamin D ke dalam sistem tubuh adalah mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup.

Untuk menghindari sinar ultraviolet dari matahari yang bisa merusak kulit, dianjurkan memakai tabir surya (sunblock) sebelum beraktivitas di luar ruangan. Namun, penggunaan lotion pelembab juga sebaiknya tidak terlalu berlebihan karena akan menghalangi masuknya sinar matahari ke kulit.

2. Menggunakan sabun antibakteri dan gel

Sabun antibakteri dan gel sering dibawa dalam tas atau mobil, tetapi kebiasaan ini membuat Anda jadi terobsesi untuk selalu menggunakannya dalam berbagai situasi. Perlu Anda tahu, penggunaan zat antibakteri berlebih bisa melemahkan kemampuan tubuh Anda untuk melawan "bakteri baik."

Sebaliknya, mencuci tangan dengan air hangat dan sabun selama 20 detik akan menjadi cara menjaga kebersihan lebih baik dibandingkan menggunakan sabun antibakteri dan gel.

3. Tidur berlebihan

Idealnya, kita membutuhkan waktu delapan jam untuk tidur di malam hari. Tubuh kita akan segar bila mempunyai kesempatan tidur yang cukup.

Gangguan kesehatan baru muncul bila kita kurang tidur atau bahkan tidur sampai lebih dari 9 jam semalam. Kurang tidur atau terlalu banyak tidur akan berdampak buruk bagi kulit, selain itu menyebabkan kembung, makan berlebihan, kebingungan, dan depresi.

4. Mengandalkan pendingin ruangan

Saat ini, banyak orang memakai pendingin ruangan atau AC di setiap aktivitas kehidupannya. Di semua ruangan rumah dan kantor, dipasang AC untuk mendapatkan udara dingin. Mereka begitu mengandalkan udara dingin daur ulang sepanjang hari dan sepanjang malam.

Tahukah Anda, udara daur ulang dari AC mungkin mengandung bakteri, kuman dan tentunya semua jenis partikel debu. Untuk meminimalisir efek buruk buat kesehatan, sebaiknya Anda lebih bijak memakai AC.

Misalnya, atur sirkulasi dalam setiap ruangan rumah dan kantor yang ber-AC. Setiap beberapa jam, matikan alat pendingin itu dan bukalah jendela. Setelah itu, Anda bisa berjalan-jalan di luar ruangan untuk menghirup udara segar.

Perawatan mesin pendingin juga penting. Jadi, jangan lupa untuk mencuci filter AC dengan air hangat dan sabun. Biarkan peralatan kering terlebih dulu sebelum menggunakannya kembali.

Dan jika Anda bekerja di sebuah gedung perkantoran di mana jendela tidak pernah terbuka, sebaiknya bawalah baju hangat. Ini untuk menjaga suhu inti Anda tetap hangat. Anda dianjurkan untuk keluar, setidaknya untuk makan siang atau istirahat di sore hari.

5. Kecanduan makanan organik

Makanan yang berlabel organik belum tentu benar-benar organik. Bisa jadi, di antaranya masih memakai pestisida. Jadi, bukan hanya harus mengeluarkan uang lebih banyak, Anda juga berisiko tertipu dengan label itu.

Makanan tidak perlu organik untuk disebut sebagai makanan sehat. Dengan penanganan dan pengolahan yang tepat, risiko makanan terkontaminasi zat beracun dapat diatasi.

6. Olahraga berlebihan

Olahraga tidak perlu dilakukan berlebihan secara berlebihan. Tubuh dan pikiran sebenarnya tidak membutuhkan aktivitas olahraga sampai 30-45 menit selama 3-4 hari seminggu.

Jika ingin tetap melakukan olahraga setiap hari, sebaiknya lakukan gerakan yang berbervariasi. Cukup dengan cardio atau latihan aerobik, yoga, pilates, berjalan, atau latihan beban pada hari libur.

Kemudian, hiking, renang, tenis, golf, atau olahraga yang dilakukan secara tim cukup Anda lakukan sebulan sekali atau seminggu sekali. (pet)

VIVAnews - Untuk memperindah payudara, tidak sedikit wanita yang menjalani operasi plastik atau implan payudara. Meski terbilang aman jika dilakukan ahli bedah terpercaya, prosedur ini tetap menyimpan risiko.


Menurut penelitian terbaru terungkap ada risiko baru yang membahayakan akibat menjalani implan payudara. Wanita yang melakukan prosedur ini memiliki risiko lebih tinggi mengalami kanker langka di sekitar silikon payudara mereka.

Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat dalam laporannya menyebutkan, wanita dengan payudara yang dipermak lebih berisiko terkena kanker payudara langka. Badan ini menyarankan agar wanita dengan payudara implan harus memeriksakan diri secara rutin meski tidak ada gejala penyakit.

Protes terhadap keamanan implan payudara di Amerika Serikat telah berlangsung bertahun-tahun dan sempat dilarang pada 1992 akibat kebocoran silikon yang menyebabkan penyakit kronis.

"Kita tidak cukup tahu mengenai produk dan apakah aman digunakan," kata Amy Allina, Direktur Kebijakan National Women's Health Network.

Diperkirakan, 5-10 juta wanita di seluruh dunia menggunakan implan payudara dengan alasan kesehatan atau kecantikan.

Dalam laporannya, FDA menemukan 60 laporan terjadinya kanker kekebalan tubuh yang dinamai limfoma anaplastik sel besar (ALCL). Diketahui, pengembangan penyakit ini terjadi di bekas luka dekat implan payudara. Sedangkan jenis kanker ini sangat jarang ditemukan pada wanita yang tidak menggunakan implan, hanya terjadi pada tiga dari 100 juta orang.

"Kita membutuhkan lebih banyak data untuk lebih memahami masalah ini" Allina mengungkapkan, seperti dikutip CBC News.

Gejala kanker ALCL, termasuk pembengkakan atau rasa nyeri di sekitar daerah implan. Gangguan ini muncul antara satu hingga 23 tahun setelah perangkat tersebut dimasukkan. Allina menyarankan untuk menghubungi dokter jika wanita merasakan gejala tersebut. Perawatannya termasuk pengangkatan implan, kemoterapi atau radiasi.

Namun belum ditemukan apakah wanita yang menjalani implan payudara pasca-operasi pengangkatan payudara memiliki risiko lebih tinggi daripada mereka yang menanam implan demi alasan kosmetik.

VIVAnews - Gangguan kesehatan tak selalu identik dengan kekurangan gizi, tapi juga kelebihan gizi. Keduanya sama-sama berdampak negatif terhadap kesehatan dan kualitas hidup manusia. Itulah yang kini menjadi fokus perhatian sejumlah pakar kesehatan di Indonesia.


Ahli gizi sekaligus Guru Besar Institut Pertanian Bogor, Prof Soekirman, SKM, MPS-ID, PhD, mengatakan, kekurangan dan kelebihan gizi umumnya terjadi akibat perubahan pola makan yang tidak bergizi seimbang.

Kekurangan gizi ditandai dengan lambatnya pertumbuhan tubuh (terutama pada anak), daya tahan tubuh rendah, kurangnya tingkat intelegensia (kecerdasan), dan produktivitas yang rendah. Ini terjadi akibat asupan gizi di bawah kebutuhan.

Sementara kelebihan gizi ditandai dengan kelebihan berat badan. Ini jelas memperbesar risiko munculnya berbagai penyakit kronis degeneratif, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung. Kondisi ini terjadi karena asupan gizi melebihi kebutuhan.

Perlahan, masyarakat Indonesia mungkin sudah bisa lepas dari persoalan kekuarangan gizi. Yang terjadi justru memasuki masa transisi dari persoalan kurang gizi ke kelebihan gizi. Bahkan, masalah kelebihan gizi mulai menimpa masyarakat kelas ekonomi rendah.

Artinya, mereka dengan tingkat ekonomi rendah, bukan tak mungkin menderita penyakit kronis degeneratif seperti jantung. "Ini bisa lebih memberi beban ekonomi pada mereka,” kata Soekirman, di sela-sela acara 'Sehat dan Bugar Berkat Gizi Seimbang', Kamis, 27 Januari 2011.

Gemuk tak lagi menjadi simbol kemakmuran. Salah satu pemicunya adalah kehadiran junk food yang dangat terjangkau masyarakat kalangan bawah. Konsumsi makanan ini sangat buruk bagi kesehatan, apalagi jika tak diimbangi dengan olahraga seimbang.

Demikian pula masalah kekurangan gizi, yang bisa menimpa kalangan menengah ke atas. Umumnya terjadi akibat buruknya sanitasi lingkungan dan kebersihan diri yang potensial memicu penyakit infeksi seperti diare dan ISPA. Dan, mereka yang sering terkena infeksi potensial menderita kekurangan gizi.

Mengatasi persoalan kurang dan kelebihan gizi ini bisa dilakukan dengan memahami dan mempraktekkan pola makan bergizi seimbang. Caranya, konsumsi makanan bergizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai kebutuhan tubuh, usia, jenis kelamin, aktivitas fisik dan kondisi biologis.

Memperhatikan variasi makanan juga penting, selain menerapkan gaya hidup sehat seperti olahraga rutin, mengontrol berat badan, dan menjaga kebersihan diri. "Berbeda dari prinsip empat sehat lima semprna, yang hanya memperhatikan prinsip variasi makanan, tanpa menyesuaikan dengan kebutuhan tubuh berdasarkan usia, jenis kelamin, aktivitas fisik dan kondisi biologis."

Data status gizi berdasar riset kesehatan dasar 2010 di Indonesia menunjukkan, balita bertubuh kurus sebanyak 13,3 persen, dan balita bertubuh gemuk 14 persen. Lalu, anak 6-12 tahun, yang mengalami kegemukan 9,2 persen dan yang kurus 12,2 persen.

Sementara anak 13-15 tahun yang bertubuh gemuk mencapai 2,5 persen, dan yang kurus 10,1 persen. Anak 16-18 tahun yang bertubuh gemuk 1,4 persen dan yang kurus 8,9 persen. Sedangkan orang dewasa 18 tahun ke atas yang bertubuh gemuk 21,7 persen dan yang kurus 12,6 persen. (pet)

VIVAnews – Komunikasi merupakan kunci sukses keharmonisan pernikahan. Karena itu, jangan biarkan komunikasi Anda dan suami bermasalah.

Tapi yang jadi problem, terkadang suami mengabaikan saat-saat penting ketika istri butuh pendengar yang baik di rumah. Inilah yang sering memicu merosotnya kualitas hubungan suami istri.

Bila hal itu terjadi pada Anda, berikut ini jalan keluar yang bisa Anda tiru, seperti dikutip Shine.

1. Cari waktu tepat

Jangan pernah melakukan komunikasi panjang saat suami baru tiba dari kantor. Beri dia waktu tiga puluh menit untuk bersantai dulu sebelum Anda ajak bercakap-cakap. Beri waktu untuk ganti pakaian kerja dan ada baiknya siapkan makanan serta minuman hangat.

Jika suami mulai terlihat relaks, cobalah mulai membuka topik pembicaraan. Ketika Anda merasa obrolan tidak dia dengar, coba pikirkan kembali strategi baru. Mungkin saja dia sebenarnya ingin mendengarkan Anda, hanya saja tidak pada saat itu. Jadi, cari kembali saat dan waktu yang tepat.

2. Bicara saat anak-anak sudah tidur

Saat anak-anak mulai terlelap, saatnya Anda dan suami menghabiskan waktu berduaan. Cari tahu suasana hatinya dengan memulai topik pembicaraan ringan yang menyenangkan. Dan cari sela untuk menyelipkan masalah yang ingin Anda komunikasikan.

3. Matikan seluruh alat elektronik

Matikan komputer, tv, atau apapun peralatan elektronik yang mungkin saja bisa mengganggu komunikasi Anda dengan suami. Dengan mematikan peralatan elektronik, Anda dan dia bisa lebih fokus saling mendengar keluhan dan obrolan.

4. Sesekali kencan malam dengan suami

Saat sudah menikah, Anda dan suami tetap tidak boleh melupakan kencan bareng seperti jaman ketika masa pacaran. Kencan suami istri juga penting sebagai cara untuk makin mendekatkan hubungan.

Waktu berduaan bisa memberikan waktu pada Anda dan suami untuk berbicara tentang banyak hal termasuk impian bersama, bukan hanya sekedar unek-unek, tapi juga hal-hal kecil yang bisa membuat Anda dan suami makin intim.

5. Jika ingin didengar, jadilah pendengar yang baik

Jika Anda ingin di dengar, suami pun juga demikian. Jika selama ini keluhan Anda tak didengar, mungkin selama ini Anda pun tak pernah mendengar keluhan suami.

Sama-sama saling mengerti dan memahami adalah hal yang paling mendasar dalam hubungan suami istri. Dengan demikian, tidak ada lagi ceritanya suami mengabaikan masalah Anda. (pet)

Efek Buruk Kecanduan Pornografi

VIVAnews – Di dunia kesehatan, menonton film atau gambar porno dikenal dapat membantu meningkatkan kualitas hubungan seksual yang telah menurun. Tapi jangan berlebihan apalagi sampai kecanduan. Pria yang kecanduan, dalam jangka panjang, rentan mendapat masalah seksual.

Studi menunjukkan pria yang memanjakan diri dengan rangsangan visual seperti pornografi, rentan terkena gangguan yang disebut Sexual Attention Deficit Disorder (SADD). Dalam jangka panjang, penderitanya akan sulit memiliki hubungan seksual yang sehat dengan pasangannya. Sebab, stimulus seks hanya dapat dipicu melalui gambar visual atau grafis, bukan wanita sebenarnya.

Pakar kesehatan seksual, Dr Rajan Bhonsle, menjelaskan dampak pornografi dan sejenisnya terhadap hubungan dewasa. SADD dapat ditelusuri dari beberapa sebab utama.

Bentuk eksplisit seperti pornografi, pedofilia, voyeurisme, aktivitas seks lebih dari dua orang dan aktivitas menyimpang lain menimbulkan ketidakpekaan saat bercinta. Dalam jangka panjang, mereka akan sulit merasakan kenikmatan dengan aktivitas seks normal. Sehingga, mereka cenderung merasakan seks menyimpang sebagai kebutuhan agar menjaga rangsangan seks tetap tinggi.

Seperti dikutip Times of India, aktivitas seksual dengan rangsangan gambar atau video porno membuat seseorang sulit bila dirangsang pasangan. Ini pula yang menimbulkan permasalahan dalam pernikahan dalam waktu lama.

Penyebab umum lain SADD adalah hubungan seksual dengan banyak pasangan sebelum menikah. Karena terbiasa dengan banyak pasangan sulit meletupkan gairah seks hanya pada satu pasangan.

Pria kecanduan seks biasanya telah memiliki gambaran tentang bagaimana wanita seharusnya. Dan, pasangan yang tidak sesuai harapannya mungkin menimbulkan kekecewaan yang berpengaruh pada gairah seks. Komunikasi intens akan membantunya lepas dari masalah ini.

Berbeda dari kecanduan umumnya, mengobati kecanduan seksual sangat rumit dan butuh waktu lama. Ada baiknya menjauhkan anak dan remaja dari pornografi sejak dini.

Menurut Bhonsle, ada beberapa cara untuk menanganinya:

- Hilangkan pornografi

Saat gairah memuncak, lebih baik mengenang memori dan sejarah erotis Anda ketimbang sambil melihat gambar atau video porno.

- Dekat dengan pasangan

Saling berbagi fantasi seks dan tak malu bereksperimen membuat gairah fisik dan seksual tetap terjaga.

Obat Ampuh Usai Patah Hati

VIVAnews - Perceraian, putus dengan pacar, atau perpisahan dengan orang terkasih memang sangat menyakitkan, bahkan kerapkali memunculkan krisis identitas.

Pernahkah Anda merasa sangat rapuh sejak berpisah dari pasangan? Atau, mungkin Anda menjadi sering bertanya siapa Anda dan apa yang akan Anda lakukan setelah berpisah dengannya.

Percayalah, Anda tidak sendiri. Sebuah artikel yang ditulis Slotter pada Journal Personality and Social Psychology melaporkan, biasanya orang akan memiliki pandangan yang 'kelabu' tentang dirinya sendiri setelah mengalami perpisahan. Mereka kerapkali susah mengganti 'kita' menjadi 'saya,' saat berbicara tentang diri mereka.

Saat hubungan berakhir, orang cenderung ingin berubah dan melepaskan segala sesuatu yang berhubungan dengan mantan pasangan.

Semakin besar komitmen yang ditinggalkan, maka semakin besar pula keinginan untuk berubah saat hubungan berakhir. Namun, hal ini justru yang sering mengakibatkan stres berkepanjangan dan menghambat 'proses pemulihan' saat perubahan-perubahan tersebut tidak mengubah apapun.

Wanita lebih sulit untuk mendefinisikan pandangannya kembali dibandingkan pria. Hal ini yang membuat mereka terlihat sangat rapuh.Wanita merasa tidak ada yang sebanding dengan sakit hati yang ia rasakan sehingga pikiran dan logika terfokus dengan mencari cara untuk bangkit.

Lalu, bagaimana menangani stres karena krisis identitas setelah perpisahan? Berikut tips dari Dr. Jeanette Raymond seperti dilansir laman Yourtango.

1. Ceritakan tentang perpisahan Anda pada orang lain. Namun, jangan terus mencari kesalahan

'sang mantan' karena hal tersebut hanya akan membuat Anda lebih sakit hati. Dengan bercerita Anda akan mencoba mencari diri Anda dan menganggap cerita pahit tersebut hanya bagian dari pelajaran hidup Anda. Pengalaman bercerita akan menciptakan memori baru, dan membantu memenjarakan memori yang telah terjadi dengan mantan pasangan.

2. Katakan pada teman bahwa Anda yakin telah mengambil keputusan tepat dan telah merencanakan hal baik untuk diri sendiri.

Saat Anda mendengar Anda berbicara dengan penuh percaya diri tentang rencana-rencana hidup, akan terbentuk saraf-saraf baru pada otak yang akan membantu mengatasi rasa takut dan ragu. Memberi pikiran dan energi positif dengan memikirkan langkah ke depan lebih baik daripada hanya menoleh ke belakang dan meratapinya.

3. Diskusikan pro dan kontra yang muncul saat bercerita. Anda akan mengetahui sisi positif dan negatif dari perpisahan sehingga membantu proses pemulihan. Pembicaraan tersebut akan membuka jendela baru untuk membantu Anda melihat dan membangun identitas personal sehingga Anda akan merasa lebih kuat dan percaya diri.

4. Buatlah daftar karakter Anda yang bernilai dan dapat membantu Anda di masa depan. Penghargaan terhadap karakteristik Anda membantu mengetahui posisi Anda dalam hubungan. Selain itu, Anda harus melakukan instrospeksi dan mengubur beberapa aspek dari diri Anda untuk dapat masuk kembali dalam sebuah komitmen.

Buanglah sifat-sifat yang mengakibatkan sebuah hubungan seperti berjalan di tempat. Milliki apa yang Anda miliki dengan kebanggaan. Percayalah bahwa Anda dapat menarik perhatian pria lebih baik. (pet)

Menyusui, Ampuh Cegah Diabetes

VIVAnews - Menyusui tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan bayi, tetapi juga ibu. Selain menurunkan risiko kanker payudara, menyusui juga merupakan tindakan pencegahan terhadap serangan diabetes tipe 2.


Dr Alison Stuebe, peneliti dari Brigham dan Women's Hospital, Boston, Massachusetts, mengatakan, perubahan metabolisme ibu menyusui membantu menstabilkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap hormon insulin.

Studi yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association ini dilakukan dua tahap dengan melibatkan 157 ribu perawat. Mereka diminta mengisi kuesioner kesehatan secara berkala selama sedikitnya 12 tahun. Selama penelitian, 6.277 peserta mengembangkan diabetes tipe 2.

Studi tahap pertama dimulai pada 1976. Sebanyak 6,3 persen partisipan yang menyusui kurang dari setahun atau tidak sama sekali mengalami diabetes. Sementara itu, partisipan yang menyusui selama lebih dari setahun, hanya 5,5 persen mengalami diabetes.

Studi kedua dimulai pada 1989. Hasilnya, wanita yang menyusui sedikitnya satu tahun, sekitar 15 persen lebih rendah mengembangkan diabetes tipe 2 dibanding mereka yang tidak pernah menyusui. Untuk setiap tahun tambahan menyusui, ada tambahan 15 persen penurunan risiko.

Stuebe mengatakan, menyusui terus-menerus selama paling sedikit satu tahun akan lebih baik dibandingkan dengan menyusui kurang dari satu tahun. Menurunkan kadar gula darah juga lebih mudah pada wanita menyusui dibanding wanita tidak menyusui.

Mereka yang menyusui cenderung memiliki gaya hidup lebih sehat dibandingkan yang tidak menyusui. Sebab, wanita menyusui umumnya selektif memilih makanan sehat dan bergizi. Gaya hidup semacam ini jelas akan mendorong metabolisme tubuh untuk mengurangi risiko diabetes.

Dr Ruth Lawrence dari University of Rochester di New York menambahkan, berdasar penelitian sebelumnya, menyusui juga berperan menurunkan risiko terkena kanker payudara, kanker ovarium dan osteoporosis. Ia berharap, berbagai manfaat menyusui itu akan mendorong kaum ibu memberikan ASI eksklusif pada bayinya.

VIVAnews – Mempunyai pacar yang Anda sayangi tentu saja sangat menyenangkan. Kehadirannya bisa membuat hidup ini lebih berwarna dan bersemangat. Tapi, bagaimana bila kisah cinta tidak berjalan mulus karena orangtua tidak setuju dengan pasangan Anda.

Kebanyakan orangtua selalu merasa tahu yang terbaik, ini tidak dapat dipungkiri karena mereka memang lebih banyak pengalaman hidup. Tetapi apakah juga mencakup calon pasangan hidup Anda? Sebelum membuat putusan, sebaiknya mari mengevaluasi situasi hubungan Anda, dikutip dari Datingtips.

- Tanyakan orangtua Anda mengapa mereka tidak menyukai pacar Anda

Tentu saja, orangtua punya alasan bila mereka memiliki kesan negatif terhadap seseorang. Tanyakan dengan sopan pada orangtua, mengapa mereka tidak menyukai pasangan Anda.

Keluhan mereka mungkin berkisar antara fisik, misalnya pacar Anda jauh lebih tua dari usia Anda. Atau mungkin juga karena perilaku pacar Anda yang terlalu lekat dengan Anda, padahal belum menikah.

- Tanyakan pada teman-teman Anda

Berbicaralah dengan teman-teman dekat Anda dan meminta pendapat mereka tentang pacar Anda. Bila ada sesuatu yang kurang sreg, jangan mendebat mereka, sebaliknya dengarkanlah apa yang teman-teman sampaikan.

Tentunya mereka memiliki pendapat juga dan bila mirip dengan sikap orangtua Anda, maka memang ada masalah dengan pasangan Anda.

- Mengevaluasi masalah

Kumpulkan semua informasi yang dapat tentang si dia. Lalu, evaluasilah. Tanyakan pada diri Anda, apakah akan tetap melanjutkan hubungan berdasarkan apa yang orang lain pikirkan tentang pacar Anda atau tidak.

Jika pacar Anda dianggap terlalu pemalu, mungkin dia membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengenal orang-orang di sekitar Anda. Bila pacar tidak menghormati orangtua Anda, Anda mungkin memang harus meninggalkannya.

Pada akhirnya, kata hati Anda sendirilah yang akan menentukan apakah kicah cinta ini akan berlanjut atau tidak.

- Evaluasi hubungan Anda

Anda harus memastikan mengapa menyukainya atau mempertahankannya. Apakah ini karena cinta pertama? Apakah Anda dipaksa oleh rekan-rekan untuk mempunyai pacar? Apakah Anda merasa bahwa Anda harus punya pacar untuk menjadi orang yang ‘normal’?

Apakah karena semata-mata untuk memenuhi kebutuhan seksual atau apakah Anda melihat diri Anda akan menikah dengannya? Anda dapat menggunakan "alasan" untuk mengevaluasi apakah akan melanjutkan hubungan atau tidak.

- Mengevaluasi sikapnya terhadap Anda

Apakah pacar Anda memperlakukan Anda dengan hormat atau dia menganggap Anda sebagai "pelacurnya"? Apakah dia pernah merugikan Anda baik secara fisik maupun emosional? Jika jawabannya tidak berada pada sisi positif, mungkin Anda perlu untuk mengakhiri hubungan. (umi)

Pisang, Obat Stres Alami

VIVAnews - Pisang memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Selain mengandung fructooligosaccharides (FOS) yang mampu menurunkan kolesterol dan menurunkan risiko penyakit jantung, pisang juga mengandung nutrisi penghilang stres.

Seperti dikutip dari laman Genius Beauty, zat mino triptofan yang terkandung dalam pisang mampu meningkatkan produksi serotonin atau dikenal sebagai 'hormon bahagia'. Peningkatan hormon ini jelas ampuh memperbaiki mood dan menstabilkan emosi.

Pisang juga mengandung vitamin B yang membantu mengontrol sistem saraf. Oleh karenanya, selain menimbulkan rasa bahagia, konsumsi pisang juga membuat tubuh terasa lebih relaks.

Sementara itu, kandungan kalium dalam pisang efektif menstabilkan detak jantung sehingga suplai oksigen ke otak pun lancar. Ini penting, karena umumnya detak jantung menjadi tak beraturan saat stres mendera.

Itulah mengapa pisang dianjurkan sebagai camilan pencegah depresi. Konsumsi pisang efektif melindungi tubuh dari stres berlebih. Jadi, jangan ragu untuk mengkonsumsi buah ini setiap hari.

VIVAnews – Mempunyai sahabat hewan di rumah tentu saja menyenangkan sekali. Saat senggang, Anda bisa mengajak piaraan kesayangan itu bermain-main.

Apalagi, ada studi yang membuktikan bahwa hewan peliharaan yang tepat bermanfaat bagi kesehatan. Kehadirannya dapat membantu menurunkan resiko penyakit jantung, stres, bahkan bisa membuat Anda terhindar dari penyakit serius lainnya, seperti dikutip dari laman Shine.

Tetapi, tentu saja tidak semua karakter hewan peliharaan diciptakan sama. Beberapa, mungkin terlalu beresiko membahayakan kehidupan Anda. Nah, agar tidak salah pelihara, berikut ini bisa Anda jadikan pedoman untuk memilih hewan piaraan di rumah.

1. Anjing

“Memelihara anjing bisa memberi keuntungan kebahagiaan untuk manusia dan umur panjang sangat luar biasa," kata hakim Marty Becker, DVM, penulis The Healing Power of Pets.

Dalam studi juga dinyatakan bahwa memiliki anjing bisa menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan trigliserida, bahkan bisa hidup lebih lama setelah mengalami serangan jantung. Tak hanya itu, manfaat lainnya juga bisa membuat tubuh pemiliknya lebih bugar, apalagi, jika Anda dan hewan peliharaan kesayangan sering melakukan aktivitas jalan santai saat pagi dan sore hari.

Memelihara anjing juga bermanfaat untuk meningkatkan kebahagiaan. "Cukup membelai anjing seperti perawatan spa," kata Dr Becker. "Setelah hanya satu atau dua menit (membelai) Anda memiliki zat kimia saraf yang positif seperti dopamin dan serotonin. Dan anjing mendapatkan bantuan yang sama. Anjing juga berkontribusi untuk obat dan mendeteksi kanker.”

Walau begitu, Anda tetap harus cermat memilih anjing. Beberapa jenis anjing yang berbulu banyak, bira menyebabkan alergi. Tapi, tenang saja, Anda bisa memilih anjing yang aman, seperti pudel atau pudel campuran (labradoodles atau gold-doodle), atau anjing air Portugis (pilihan Obama).

Tips lain untuk mengurangi reaksi alergi yaitu dengan cara merawat anjing secara baik. Setidaknya, memandikannya seminggu sekali dengan sampo bebas aditif.

2. Kucing

Lebih dari 30 persen orang Amerika hidup dengan setidaknya satu kucing di rumahnya. Bisa jadi, mereka telah mendapatkan manfaat seperti menurunkan tingkat stres.

Pengaruh memiara kucing terhadap penurunan stres ini kemudian dibuktikan lewat penelitian terhadap sejumlah pialang saham yang memiliki tekanan darah tinggi. Setelah mereka memelihara mengadopsi kucing atau anjing, stres yang mereka rasakan berangsur-angsur menurun.

Kucing bisa dikategorikan sebagai hewan peliharaan yang bisa menyehatkan pemiliknya. Peneliti di University of Minnesota baru-baru ini menemukan lagi bahwa orang yang tidak pernah memiara kucing memiliki risiko 40 persen lebih tinggi dari kematian akibat serangan jantung dibanding dengan mereka yang mengadopsi kucing.

Banyak orang menyatakan bahwa ketika mereka sedang sakit atau kesal, kucing kesayangan mereka bisa mengerti dengan cara selalu berada di dekatnya. Kehadiran kucing ini membuat pemilik merasa nyaman dan tenang.

Dr Becker mencatat bahwa kucing memiliki suhu sekitar 101,5 derajat dan mendengkur dengan getaran 25 getaran per detik, frekuensi yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Memang benar bahwa banyak orang yang alergi terhadap kucing daripada anjing, apalagi jika berada dekat dengan anak-anak. "Sebagian besar alergi hewan muncul pada anak-anak," kata Dr Beck. Untuk itu, sebaiknya, jika Anda memiliki anak-anak di rumah, hindari untuk memelihara kucing.

Namun, beberapa jenis kucing seperti shorthair Amerika dan Siamese umumnya ramah untuk anak-anak.

3. Ikan

"Melihat ikan, seperti mendengarkan musik, bisa mengalihkan perhatian Anda dalam cara yang baik," kata Dr Becker. Banyak studi menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di alam dan sekitar satwa liar dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan.

Ditambahkan, keberadaan akuarium ikan di rumah memungkinkan Anda untuk menjalani tindakan penyembuhan. "Ini bisa jadi ekosistem kecil di rumah Anda," kata Dr Becker.

Menyaksikan ikan meluncur dalam air dapat menawarkan rasa menenangkan dan bisa meredakan stres. Itu sebabnya, banyak ruang tunggu dokter yang dipenuhi dengan aquarium. Bahkan, satu studi menemukan bahwa stres yang dirasakan pasien saat akan menjalani operasi gigi, akan menurun ketika mereka menatap ikan di akuarium ikan selama 20 menit.

Beberapa ikan seperti tetras bloodfin, bettas, dan ikan mas bisa menjadi peliharaan yang menarik. Jika Anda sedang stres di kantor, cobalah memasang desktop akuarium dan biarkan perhatian Anda hanyut. Ini bisa menjadi obat penenang yang ampuh.

4. Burung

Selain ikan, hewan yang bisa dipelihara dengan space kecil di rumah ialah burung. Keindahan suaranya bisa memberikan rasa rileks, bahkan bisa membangkitkan energi. Hewan ini memberikan kesenangan interaktif yang sama seperti kucing dan anjing.

Bila tak punya tempat untuk memelihara burung, Anda cukup melihat burung liar yang menari-nari di atas pohon.

Untuk menarik perhatiannya, coba tebarkan biji-bijian di pekarangan rumah, dijamin, burung-burung kecil ini akan mampir dan hinggap sebentar di sana. Bahkan, menurut penelitian, aktivitas seperti ini bisa meningkatkan kebersamaan keluarga, bila dilakukan dengan anggota keluarga lainnya.

Atau, coba versi DVD: menurut penelitian, cukup dengan menyaksikan video burung, primata, dan ikan, stres yang Anda alami bisa turun.

5. Kuda

Tentu, ukuran dan kekuatan kuda dapat membuat mereka sedikit menakutkan untuk seorang pemula. Namun, jika mampu mengendalikannya, bisa memberikan efek penyembuhan substansial. “Jika mampu mengendalikannya, itu pertanda, Anda bisa melakukan kontrol dari suatu masalah yang mungkin terjadi dalam hidup Anda,” jelas Dr Becker.

Itulah sebabnya, kuda sering dimanfaatkan sebagai bagian dari ratusan program terapi yang bermanfaat untuk pria, wanita korban kekerasan, penyandang cacat, orang-orang dengan gangguan makan, dan kelompok lainnya.

Resep untuk Membahagiakan Suami

VIVAnews - Sejumlah pasangan suami istri mungkin sesekali suka merasa tidak cocok satu sama lain. Dan hal itu sering menimbulkan cekcok dan merasa berat mengatasi masalah rumah tangga, termasuk juga merasa sulit membahagiakan pasangan secara emosional.

Ini menjadi satu di antara banyak alasan, kurangnya kepuasan emosional terutama pada suami. Mungkin benar, pria hanya membutuhkan kepuasan fisik. Dan hal ini, benar-benar membuat banyak wanita cenderung tidak tahu bagaimana memuaskan suami mereka secara emosional.

Bahkan, pada titik kejenuhan wanita akibat kesibukannya di luar rumah, dan juga mengurus anak, wanita cenderung mengabaikan kebahagiaan suami secara emosional.

Sebagai wanita, mungkin Anda butuh tips ini untuk membahagiakan suami seperti dikutip dari Times of India:

1. Pahami keinginan suami

Memahami keinginan pasangan adalah kunci untuk hubungan yang lebih baik. Psikolog Anjali Chhabria, asal India mengatakan, "Pria biasanya lebih sedikit berkata-kata, jadi belajar untuk memahami apa yang tidak mereka katakan," katanya.

"Perkawinan lebih dari sekedar lembaga suci antara dua orang. Anda harus memahami pasangan Anda. Coba pahami dia, dan membuat dia merasa bahwa Anda peduli tentang dia," tambahnya.

2. Komunikasi

Pria perlu kepuasan emosional seperti manusia lainnya. Oleh karenanya, mereka akan merasa dihargai dan merasa penting jika istri mereka mendengarkan hal-hal kecil yang mereka katakan.

Psikolog Chandni Mehta mengatakan, "Stimulasi emosional sangat penting bagi seseorang untuk tertarik dalam hubungan apapun."

Mulailah melakukan komunikasi ringan seperti membicarakan teman-temannya, keluarga, harapan, dan lain-lain. Jangan pernah menempatkan pria hanya sebagai alas atau sebagai pendengar setia dari keluhan Anda. Namun mulai saat ini, jadilah pendengar setia untuk setiap keluh kesahnya.

3. Aspek fisik

Seperti Chhabria mengatakan, perbedaan antara pria dan wanita adalah, bahwa, laki-laki membutuhkan seks untuk cinta dan wanita membutuhkan cinta untuk seks. Aspek fisik sangat penting dan itulah yang membuat perkawinan berbeda dari semua hubungan.

Yah, seperti kita semua tahu, ketika salah satu telah memanjakan dalam mendapatkan fisik dengan seseorang, aspek emosional secara otomatis ikut berperan. Membuat suami Anda merasa bahwa Anda senang dan puas dengan dia secara fisik.

4. Jangan berpura-pura

Jangan pernah berpura-pura di depan suami. Psikolog Varkha Chulani berkata, "Keaslian adalah ikatan pertama dari hubungan emosional. Jika ia melihat Anda telanjang secara fisik, ia juga harus dapat melihat Anda telanjang secara emosional. Iklim kepercayaan dibangun berdasarkan transparansi hubungan. Seharusnya tidak ada manipulasi atau permainan perasaan yang terlibat," ujar Chulani.

5. Beri dia kebebasan

Mencurigai suami terus-menerus bisa membuatnya merasa tak nyaman dan tidak betah berlama-lama di dekat Anda. Biarkan ia tetap sibuk dengan dunia kerjanya, ataupun dengan hobinya dan teman-temannya, asalkan porsi waktu bersama dengan Anda tetap menjadi prioritasnya. Anda tidak perlu melacak keberadaanya setiap waktu selama 24 jam. Berikan kepercayaan padanya dan selalu berfikir positif tentangnya, akan membuat pria merasa lebih dihargai dan membuatnya semakin menyayangi Anda.

Agar Si Kecil Tak Benci Mandi

VIVAnews - Apakah Anda sering kesulitan mengajak atau meminta buah hati mandi? Dengan sedikit trik, mandi tak hanya menjadi aktivitas membersihkan tubuh, tapi juga wahana menyenangkan bagi anak.

Ada banyak cara membuat si kecil menikmati waktu mandinya. Berikut lima cara yang bisa Anda coba, seperti dikutip dari Idiva:

Mainan dalam bak mandi

Jika si kecil tak suka dengan kegiatan mandi, coba sebarkan mainan lucu dalam bak mandinya. Bisa boneka bebek dari karet atau ikan dengan warna menyala. Cara ini bisa membuatnya sibuk dengan mainan sehingga memudahkan Anda untuk memandikannya dengan cepat.

Dongeng fantasi

Anak-anak menyukai dongeng. Pada kenyataannya, mereka suka membayangkan bahwa segala sesuatu yang mereka lakukan adalah bagian dari sebuah dongeng. Jadi biarkan dia berpikir bahwa mandi juga sebagai bagian dari dongeng.

Perintahkan si kecil untuk berdiri di bawah pancuran dan menggambarkan adanya hujan. Memintanya untuk menutup mata dan merasakan dinginnya hujan membasahi tubuhnya. Anda bahkan bisa menggunakan mainan untuk menambah cerita.

Sabun dan busa

Banyak anak-anak enggan mandi menggunakan sabun karena busa menyebabkan pedih di mata. Untuk menghindarinya, Anda harus memilih sabun yang tepat. Pastikan sabun itu lembut di kulitnya. Dan bisa juga membeli busa mandi yang bisa membuat aktivitas mandinya menjadi lebih menyenangkan.

Luangkan waktu

Nikmatilah saat memandikan si kecil dengan tangan Anda sendiri, karena kegiatan ini memberi kesempatan untuk meningkatkan ikatan emosional Anda dengan si kecil. Ini juga bisa menjadi momen yang tepat untuk bertukar cerita dengan si kecil, baik membicarakan tentang teman sekolahnya atau menanyakan tentang aktivitasnya di sekolah.

Berikan kehangatan

Setelah mandi menyenangkan, coba manjakan buah hati dengan balutan handuk hangat. Bisa membalutnya dengan piyama favoritnya, atau handuk dengan motif karton kesukaan. Setelahnya, beri si kecil camilan atau minuman yang bisa menghangatkannya. Berikan padangan secangkir coklat panas atau semangkuk sup yang membuatnya merasa semakin dekat dengan Anda.

Tempat Unik Merayakan Valentine

VIVAnews – Bila tidak ingin merayakan Hari Valentine di restoran karena mungkin sudah terlalu sering pergi ke sana, coba temukan tempat-tempat unik yang ada di sekitar Anda.


Bila masih bingung, sementara Hari Valentine 14 Februari sebentar lagi tiba, penjelasan berikut ini bisa Anda jadikan pertimbangan untuk mencari tempat menarik, dikutip dari laman She Knows.

Jika Anda sudah menikah

Jangan berpikir bila sudah menjadi ibu rumah tangga dan mempunyai momongan, kemudian Anda tidak bisa lagi memiliki waktu untuk liburan dengan romantis bersama suami.

Sulitnya menemukan babysitter untuk menggantikan mengasuh anak di Hari Valentine, bukan halangan. Anda bisa menunggu si kecil tertidur, kemudian buatlah malam yang menyenangkan bersama pasangan di rumah sendiri.

Ciptakan suasana baru di kamar tidur. Sediakan makanan lezat dan sehat, buah, ditambah dengan sebotol anggur atau sampanye. Anda dan suami bisa saling memberi pijatan lembut sambil bersantai.

Jangan banyak berbicara, sebaliknya biarkan tubuh Anda yang bicara, karena tentu saja Anda tidak ingin membangunkan anak-anak, bukan!

Jika Anda berada dalam hubungan baru

Hari Valentine menjadi agak sulit bila Anda baru saja menjalin hubungan dengan pria. Anda tentu membatasi diri untuk tidak melakukan sesuatu yang terlalu romantis. Atau Anda mungkin belum ingin memberikan hadiah yang terlalu besar.

Oleh karena itu, cara terbaik yang dapat Anda lakukan ialah melakukan hal-hal yang sederhana yang tentunya mengasyikkan. Pergilah ke tempat rekreasi. Anda dan pasangan dapat mencoba wahana yang menantang atau menakutkan. Ini bisa membuat Anda dan si dia makin lengket.

Jika Anda masih lajang

Menikmati liburan di Hari Valentine seorang diri bukan sesuatu yang aneh. Bila Anda tidak tertarik ikut pesta bersama teman-teman, Anda bisa sedikit memanjakan diri.

Misalnya, pergi ke bioskop dan menonton film-film kesayangan atau menyewa DVD sehingga dapat menyaksikan film sepanjang hari. Atau bisa juga pergi ke salon untuk memberikan perawatan kuku dan rambut.

Terjebak Asmara di Kantor

VIVAnews - Witing tresno jalaran seko kulino. Pepatah yang cukup populer di Jawa ini menggambarkan rasa jatuh cinta yang terbangun lantaran terbiasa dekat. Tak jarang ini menimpa sejumlah pasangan yang memiliki lingkungan sama, seperti rekan kerja.

Bertemu setiap hari, berada dalam satu tim mengerjakan sebuah proyek, atau merasa senasib, potensial menimbulkan benih-benih cinta antarpekerja. Jika Anda mengalaminya, jangan gegabah menghanyutkan diri dalam rasa.

Banyak hal yang harus dipikirkan sebelum menjalin hubungan percintaan lebih lanjut. Jangan sampai cinta buta membuat pekerjaan melayang. Ini yang harus Anda perhatikan, seperti dikutip dari laman Glamour:

1. Bukan sekadar pelarian

Pastikan hubungan yang terjalin memiliki alasan yang tepat, bukan sekadar mencari kenyamanan semu di tengah beban kerja.

Saat ini, banyak pekerja tidak rela melepaskan pekerjaan karena alasan ekonomi, walau tidak menyukai bidang yang dijalaninya. Inilah yang seringkali memicu hasrat mencari sebuah kenyamanan yang sifatnya semu, bahkan memanfaatkan pasangan dalam hal ekonomi.

2. Pahami aturan kantor

Apakah kantor Anda melarang karyawan menjalin hubungan khusus. Banyak perusahaan

yang tidak memiliki peraturan tertulis mengenai hubungan percintaan antarkaryawan. Jika perusahaan melarang hubungan sesama karyawan, risikonya jelas membuat salah satu kehilangan pekerjaan.

3. Publikasi

Sebelum bercerita ke teman-teman sekantor, pastikan hubungan yang terjalin serius. Jangan sampai hubungan itu hanya memancing gosip yang dapat memengaruhi produktivitas kerja.

4. Menjadi sorotan

Jangan bermesraan di lingkungan kantor karena hubungan sesama rekan kerja biasanya menjadi sorotan teman sekantor. Ini jelas akan memengaruhi reputasi Anda. Apalagi jika kemesraan membuat risih teman sekantor, bukan tidak mungkin manajemen akan mencampuri kehidupan pribadi Anda.

5. Bahan gosip

Berhubungan dengan teman sekantor tentu harus pandai mengontrol emosi. Jangan sampai terjadi pertengkaran di lingkungan kerja. Anda tentu tidak ingin dinamika hubungan Anda menjadi gosip hangat di tempat kerja.

6. Risiko putus

Pikirkan potensi putus. Bertemu dengan 'sang mantan' setiap hari tentu akan sangat menggangu. Bahkan, bukan tak mungkin harus bekerja dalam satu tim. Kondisi ini bisa mempengaruhi reputasi dana produktivitas kerja. Itulah mengapa perpisahan yang terjadi diikuti keputusan pindah kerja salah satu pasangan.

VIVAnews – Memiliki masalah kesehatan pada rongga mulut dapat menyebabkan berbagai penyakit serius, termasuk jantung, stroke, bahkan diabetes. Sebaliknya, bila gusi Anda bersih dan sehat, paru-paru pun akan sehat dan berumur panjang.

Studi yang diterbitkan Journal of Periodontology menemukan bahwa penyakit gusi dapat meningkatkan risiko untuk berbagai kondisi pernafasan, termasuk pneumonia, infeksi saluran pernafasan atas, bronkitis akut, bahkan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Dalam studi diketahui bahwa bakteri yang disebabkan penyakit periodontal, yang merupakan peradangan kronis dari jaringan gusi serta tenggorokan atas dan kemudian dapat terhirup ke dalam saluran pernapasan bagian bawah, bisa bersarang di daerah tersebut.

Lambat laun, bakteri yang bersarang, dapat menghambat pernafasan dan mengakibatkan masalah paru-paru yang sangat serius. "Penyakit paru dapat melumpuhkan dan melemahkan," kata Donald S. Clem, President American Academy of Periodontology, dalam ringkasan studinya, dikutip dari laman Aol.

Penelitian ini melibatkan 200 peserta yang berusia 20 sampai 60 tahun. Setengah dari peserta merupakan pasien yang menderita penyakit pernafasan. Sedangkan setengahnya lagi merupakan peserta yang sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit paru-paru. Setiap subjek diberi ujian lisan untuk menilai secara luas tentang masalah kesehatan gigi.

Para peneliti mengetahui bahwa pasien yang menderita penyakit pernafasan memiliki kesehatan periodontal yang lebih buruk, dibandingkan peserta yang sehat. Inilah yang menjadi petunjuk awal hubungan antara penyakit pernapasan dan penyakit periodontal.

"Studi ini memberikan contoh lain bagaimana kesehatan periodontal berperan dalam menjaga sistem lain dari tubuh yang sehat," kata Clem.

Lebih lanjut Clem berbicara tentang bagaimana mencegah risiko itu. Dia menekankan pentingnya membersihkan rongga mulut dengan tepat, termasuk menyikat gigi setiap hari, flossing gigi serta melakukan memeriksakan gigi secara rutin.

"Bekerja sama dengan dokter gigi Anda atau periodontist, penyakit berbahaya seperti pneumonia atau COPD dapat dicegah," kata Clem.

Bulu Mata pun Bisa Dehidrasi

VIVAnews - Cuaca dingin umumnya membuat orang rentan kurang asupan cairan. Ini tak hanya memicu kulit kering, tapi juga berdampak buruk pada kondisi rambut, termasuk bulu mata. Dalam kondisi ini, bulu mata bisa mengalami dehidrasi.

Juru bicara American Academy of Dermatology, dr Debra Jaliman, mengatakan, dehidrasi ini ditandai dengan bulu mata yang mudah rontok.

Selain cuaca dingin, dehidrasi bulu mata juga bisa dipicu sentuhan maskara tahan air atau sabun mandi.

Jika mengalaminya, tak perlu khawatir. Bulu mata dapat tumbuh kembali dalam waktu empat sampai delapan minggu. Bahkan, sedikit trik bisa mempercepat pertumbuhannya, seperti rekomendasi Jaliman yang dilansir dari laman Galtime.

1. Gunakan baby oil atau petroleum jelly pada bulu mata sebelum pergi ke luar rumah.

2. Lakukan lubrikasi menggunakan kondisioner krim khusus untuk bulu mata. Anda bisa mendapatkannya di toko-toko kecantikan.

3. Untuk area mata, selalu gunakan produk khusus yang diformulasikan untuk membersihkan riasan mata. Itu karena formulasinya berbeda dengan pembersih biasa.

4. Jika bulu mata tetap rontok, Anda bisa menggunakan produk khusus perawatan bulu mata. Untuk mengetahui produk yang aman dan tepat, ada baiknya berkonsultasi dengan dermatologis, terutama bagi Anda yang kulitnya cenderung sensitif. (sj)

Tujuh Makanan Terbaik Bagi Wanita

VIVAnews – Ingin mengetahui jenis makanan terbaik untuk membantu wanita menurunkan kolesterol, mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, bahkan membuat suasana hati menjadi lebih baik?

Ada tujuh macam makanan yang terbukti memiliki manfaat besar bagi Anda, baik yang sudah menjadi ibu maupun yang masih lajang. Kabar baiknya lagi, semua makanan yang akan mengubah hidup Anda ini tersedia di supermarket terdekat di kota Anda, dikutip dari laman Modern Mom.

1. Blueberry

Buah ini mengandung antioksidan dan phytoflavinoids. Selain itu tinggi kandungan kalium dan vitamin C-nya. Dengan mengonsumsi blueberry, Anda dapat mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, mencegah hilangnya memori, membantu menurunkan tekanan darah, bahkan membantu melawan keriput!

2. Salmon

Ikan salmon mengandung dua jenis Omega-3, termasuk DHA, asam lemak esensial yang baik untuk kehamilan. Manfaat lainnya ialah meningkatkan suasana hati, melawan depresi, dan dapat melindungi Anda dari penyakit Alzheimer dan kanker.

3. Makanan coklat berwarna gelap

Siapa bilang Anda dilarang makan coklat. Anda boleh saja mengonsumsinya, asalkan Anda memastikan coklat warnanya gelap dan berkualitas baik. Ini mengandung antioksidan dan dapat mengurangi risiko stroke, tekanan darah rendah, hidrat kulit, dan mempertajam pemikiran seseorang.

Carilah coklat yang memiliki kadar kakao (biji coklat) tinggi atau lebih dari 60%. Makin gelap warnanya, makin baik.

4. Teh

Kekuatan antioksidan yang terkandung dalam teh hitam sama seperti yang dimiliki teh hijau. Yakni mengandung ECGC (molekul yang terkandung dalam teh hijau), antioksidan kuat yang dapat melawan penyakit jantung dan membantu mencegah demensia, diabetes, dan stroke.

Para peneliti di Spanyol dan Inggris juga menemukan bahwa ECGC dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.

Jadi, menyeruput teh setiap hari akan sangat baik untuk kesehatan Anda. Selain manfaat di atas, minuman ini juga dapat membantu Anda membakar kalori lebih banyak!

5. Kedelai

Manfaat mengonsumsi kacang kedelai ternyata sangat mengesankan. Sebuah studi tahun 2003 yang dilaporkan dalam The Journal of American Medical Association menunjukkan kedelai bermanfaat untuk menurunkan kolesterol.

Kacang kedelai dapat dijadikan aneka hidangan, makanan atau minuman. Misalnya, makanan tahu atau susu kedelai. Tetapi waspadalah, jika di keluarga Anda memiliki riwayat kanker payudara, tidak dianjurkan untuk mengonsumsi hidangan yang berbahan kedelai.

6. Avocado atau alpukat

Buah ini mempunyai kandungan nutrisi yang tinggi. Setidaknya mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang bermanfaat. Alpukat kaya akan protein, riboflavin (atau dikenal sebagai vitamin B2), niasin (atau dikenal sebagai vitamin B3), potasium (atau lebih dikenal sebagai kalium), dan vitamin C.

Alpukat juga mengandung lemak yang cukup tinggi. Tapi, Anda tidak perlu khawatir karena lemak pada alpukat mirip dengan lemak pada minyak zaitun yang sangat sehat. Lemak yang dikandung dalam alpukat merupakan lemak tak jenuh yang berdampak positif dalam tubuh. Lemak pada alpukat juga digunakan dalam pembuatan sabun dan kosmetik.

7. Brokoli

Ibu rumah tangga dan wanita lajang disarankan untuk senantiasa mengonsumsi sayuran brokoli. Sayur ini terbukti mampu membantu mencegah kanker payudara dengan menjaga kelebihan estrogen.

Sayur rokoli kaya akan Vitamin C dan A, serat, asam folat, kalsium, besi dan kalium. Sayuran ini bisa dimakan setelah dimasak atau mentah!

VIVAnews - Aromaterapi telah digunakan selama berabad-abad untuk memberikan efek relaksasi. Terlepas manfaatnya bagi kesehatan, pilihan aromaterapi bisa menggambarkan suasana hati seseorang.


Mita Bhan, seorang pakar tarot sekaligus praktisi penyembuhan holistik asal India, mengungkap sejumlah arti di balik aroma pilihan, seperti dikutip dari Idiva. Cocokkah aroma pilihan Anda dengan suasana hati saat ini?

Lemon

Pilihan wangi ini menggambarkan Anda sedang mencari kejelasan tentang sesuatu hal, atau mungkin hanya ingin merasakan kegembiraan. Aroma lemon ampuh untuk menghidupkan dan menyegarkan suasana. Sementara minyak esensial lemon membantu Anda lebih fokus dan energi baru dalam kehidupan Anda.

Lavender

Jika Anda memilih Lavender, bisa jadi Anda sedang perlu istirahat. Biarkan aroma menenangkan dari Lavender menghasilkan energi positif. Dengan demikian Anda bisa menyalurkan kreativitas kembali usai istirahat.

Kayu cendana

Pilihan ini menggambarkan Anda memiliki ketertarikan kuat pada hal-hal kuno dan misterius. Cendana bisa memurnikan Anda. Ini berarti Anda siap menerima perubahan baru. Aroma cendana memungkinkan Anda meningkatkan kebahagiaan dan merasakan ketenangan.

Mawar

Jika Anda memilih minyak mawar, salah satu misi Anda dalam hidup adalah memahami, mengalami dan mengekspresikan cinta tanpa syarat. Dibutuhkan 24 ribu kelopak mawar untuk membuat satu tetes minyak esensial mawar. Ini mempertinggi feminitas yang memungkinkan pasangan memahami kebaikan dan keburukan masing-masing. (umi)

;;