Rabu, 26 Januari 2011
VIVAnews - Dalam hal menurunkan berat badan, wanita sering 'kalah' dari pria. Mungkin Anda juga pernah memperhatikan bagaimana pria dengan mudahnya menurunkan berat badan tanpa harus berusaha ekstra keras. Tentunya hal ini mengundang rasa penasaran.
Untuk itu, ketahui tiga hal mengapa pria lebih mudah menurunkan berat badan, seperti yang dilansir dari Reader Digest Magazine.
1. Pria tak terlalu terobsesi pada makanan
Wanita lebih terobsesi pada makanan dibandingkan pria. Menurut sebuah survei terbaru, sekitar 25 persen wanita berpikir tentang makanan setiap setengah jam. Berpikir tentang makanan membuat hasrat makan jadi meningkat. Ini membuat wanita menjadi makan lebih banyak dan berat badan pun tak kunjung turun.
2. Tak menjadikan makanan sebagai pelampiasan emosi
Wanita cenderung melampiaskan emosi pada makanan, sedangkan pria tidak. Seperti dikutip dari buku 'Conquering Heart Attack & Stroke' dari hasil pemindaian otak, peneliti memperlihatkan makanan pada pria dan wanita yang belum makan seharian dan meminta mereka untuk menahan lapar.
Diketahui, otak pria menunjukan aktivitas jauh lebih sedikit dalam hal regulasi, emosi, memori, dan motivasi dibandingkan wanita. Seolah-olah, pria lebih mudah untuk 'mematikan' nafsu mereka pada makanan favorit.
3. Metabolisme pria lebih cepat
Sistem metabolisme pria lebih cepat dibandingkan wanita. Penelitian menemukan rata-rata metabolisme pria, 5 hingga 10 persen lebih tinggi daripada wanita yang memiliki berat dan tinggi badan yang sama.
VIVAnews - Banyak referensi mengatakan pertumbuhan tubuh wanita terhenti di usia 18-21 tahun. Tapi tenang, Anda masih memiliki kesempatan menambah tinggi badan di atas usia itu. Caranya, kombinasikan asupan makanan, latihan fisik, dan tidur teratur hingga usia 30 tahun.
Gaya hidup sehat hingga selepas masa remaja, masih memungkinkan seseorang tumbuh paling sedikit 2-4 inci atau 5-10 sentimeter secara alami.
Ada beberapa latihan yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan tinggi badan. Lakukan latihan berikut untuk mendorong pertumbuhan, memperpanjang tulang belakang, meningkatkan fleksibilitas dan memperkuat otot-otot perut:
Lari cepat jarak pendek (sprint)
Latihan ini bermanfaat meningkatkan pelepasan hormon pertumbuhan. Penekanan pada otot kaki selama latihan berdampak pada pemanjangan tulang dan otot.
Tetapi jangan terlalu sering melakukannya karena dapat menyebabkan pembengkakan pada otot dan tendon. Sprint dianjurkan pada permukaan alami seperti lantai atau rumput, bukan beton.
Menendang
Berdiri dengan kaki lebar dan angkat satu kaki kemudian lakukan tendangan. Ulangi minimal 20 tendangan pada satu kaki dan kemudian beralih ke kaki yang lain. Lakukan latihan ini selama 20 kali, karena dapat memperpanjang tulang kering dan paha.
Lompat
Berdirilah di depan bangku atau tangga setinggi kaki. Untuk memulai, lompat dengan satu kaki dalam sepuluh hitungan. Lalu, ulangi dengan kaki lain. Lakukan gerakan melompat hingga tiga kali. Anda bisa beristirahat di sela latihan.
Bersepeda
Gerakan mengayuh sepeda membuat jari kaki terus mencapai pedal. Ini merupakan peregangan yang bisa membuat kaki lebih panjang. Lakukanlah selama sekitar 10-15 menit. Anda juga dapat menggunakan sepeda statis atau stationary cycle.
Berenang
Olahraga satu ini memang sangat efektif untuk membuat tubuh fit dan lebih fleksibel. Lakukan renang gaya dada dan lakukan minimal 20 menit.
Lompat tali
Latihan ini sangat menyenangkan, apalagi jika Anda sambil mendengarkan musik menghentak. Lakukan sebanyak 300 kali setiap hari.
Berayun
Gunakan penahan atau ambang pintu yang tinggi. Anda dapat membelinya di toko peralatan olahraga. Awali posisi dengan berdiri lalu biarkan tubuh berayun. Posisi kaki bisa lurus atau ditekuk, buatlah tubuh senyaman mungkin. Lakukan gerakan ini setidaknya 10 kali dalam sehari.
Free Hand
Berdirilah tegak dalam ruangan yang luas dan tarik napas dalam-dalam. Angkat tangan letakan di tingkat bahu, lalu dorong tangan sejauh mungkin dan lepaskan napas. Ulangi 8 -10 kali.
Tarik napas dan kembali memosisikan tangan. Lalu, angkat tumit sambil berdiri jinjit, hembuskan napas, ulangi 80-10 kali. Tarik napas dan angkat lengan terentang di atas kepala. Lalu ayunkan ke dalam dengan arah melingkar dan buang napas. Ulangi 80-10 kali.
Pilih latihan yang paling cocok untuk Anda. Tapi harus dilakukan ecara teratur dan konsisten. Cobalah untuk memiliki waktu teratur untuk latihan Anda sehingga Anda dapat merasakan efeknya. (pet)
