-->

Senin, 04 Maret 2013

Oleh: Aditya Boleh-boleh saja berolahraga seperti atlet profesional. Tapi ada hal-hal yang harus diperhatikan sebelum dan saat melakukan olahraga dengan intensitas tinggi. Jadi bagaimana olahraga yang baik dan benar? Dalam pandangan Putu Wiradamungga, atlet Judo nasional, olahraga yang baik dan benar tentu bukan sekadar menggerakkan badan. Lebih dari itu, olahraga bisa membuat tubuh sehat dan bisa membuat hormon-hormon bekerja dengan baik. “Jika kita rutin melakukan olahraga, maka dapat membuat tubuh fit dan tidak gampang lelah saat bekerja,” ujar Putu.  Dia menegaskan pentingnya olahraga yang rutin. Lalu kapan waktu yang baik untuk berolahraga? Putu menilai di sore hari merupakan waktu yang sangat baik untuk melakukan olahraga. “Pada saat sore hari tidak ada beban, karena saat itu kita telah usai bekerja," jelasnya. Pikiran yang rileks, akan membuat olahraga terasa lebih ringan. Putu juga mengingatkan agar melakukan pemanasan yang sesuai sebelum melakukan olahraga. Pemanasan harus disesuaikan agar tidak menimbulkan cedera atau justru membuat badan menjadi sakit. Misalnya lari-lari kecil dan peregangan.  “Biasanya kalau saya pemanasan dapat memakan waktu tiga puluh menit. Namun kalau untuk pemula atau yang jarang berolahraga, cukup dengan 10 menit,” jelasnya. Ia juga menganjurkan agar sebelum berolahraga sebaiknya tidak mengonsumsi makanan dalam porsi banyak. “Makanan seperti itu dapat menimbulkan mual dan malah membuat kita tidak nyaman saat berolah raga,” imbuhnya. Bagaimana dengan olah raga bersepeda yang sedang menjadi tren? Putu mengakui bahwa itu juga baik bagi para pemula untuk membakar kalori. Untuk olahraga seperti itu, sebaiknya dilakukan seminggu empat kali. “Lebih baik dikombinasikan dengan gym (olah raga dalam ruang, umumnya berupa senam),” lanjutnya. Mengenai lamanya berolaraga bagi pemula, Putu mengatakan cukup 30 menit saja. “Kalau sudah mulai terbiasa, bisa sampai satu jam,” ujarnya. Sedangkan Richard Mainaky, mantan atlet bulutangkis nasional yang kini menjadi pelatih bulutangkis, mengingatkan agar olah raga tidak dilakukan pada malam hari, dengan alasan akan mengganggu waktu istirahat. Jika hal seperti ini dilakukan akan berdampak buruk pada kegiatan pada esok harinya. “Jangan lupa, tubuh juga perlu memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat,” jelasnya. Walaupun makanan porsi banyak tidak baik dikonsumsi sebelum berolahraga, tapi Richard menyarankan agar tetap makan dulu sebelum memulai kegiatan olah tubuh. Namun memberikan jeda agar makanan dalam tubuh berproses. “Biasanya para atlet itu makan dulu sebelum latihan. Setelah itu jeda 30 menit, kemudian baru latihan. Ini juga bisa diterapkan pada para pemula. Olahraga untuk pemula juga harus bertahap dan ada tingkatannya, seperti jogging terlebih dahulu," urai Richard.

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates