-->

Sabtu, 12 Februari 2011

VIVAnews - Disfungsi ereksi atau lebih dikenal dengan impotensi merupakan gangguan seksual yang banyak dialami pria usia di atas 55 tahun. Tetapi, kondisi ini juga bisa terjadi pada mereka yang lebih muda, 30-an tahun atau 40-an tahun.

Tahukah Anda, kondisi ini ternyata juga bisa menjadi tanda awal penyakit diabetes atau gangguan jantung. Oleh karena itu, bila pasangan Anda mengalami gangguan disfungsi ereksi, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan secara menyeluruh ke dokter.

Tindakan itu sangat penting karena bisa saja bukan kondisi seksualnya yang bermasalah, tetapi jantung atau gula darahnya yang tidak stabil.

"Kami mulai memahami bahwa orang-orang ini mungkin mengalami masalah psikologis dan penyakit kardiovaskuler dini," kata Ridwan Shabsigh, profesor urologi klinis dari Columbia University, dikutip dari laman Health.

Diabetes adalah kemungkinan lain. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan syaraf dan penyempitan pembuluh darah di penis yang bisa menimpa pria usia muda.

The National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), bagian dari Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat memperkirakan bahwa 35 persen hingga 50 persen pria diabetes mengalami disfungsi ereksi.

Lalu, bagi pria yang berusia di atas 55 tahun, disfungsi ereksi bisa terjadi karena ada perubahan dalam tubuh. "Dengan penuaan, beberapa perubahan terjadi dalam tubuh. Kondisi ini memiliki kondisi kontribusi terjadinya disfungsi ereksi, seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, perubahan hormonal, dan pengerasan pembuluh darah," kata Ridwan Shabsigh, MD, profesor urologi klinis dari Columbia University.

Penyebab lain terjadinya disfungsi ereksi pada usia 55 tahun ke atas adalah konsumsi obat-obatan saat usia muda. "Efek konsumsi obat-obatan tertentu juga memiliki efek samping salah satunya adalah disfungsi ereksi," kata Shabsigh. (pet)

VIVAnews - Rambut bagi kaum wanita adalah mahkota. Banyak wanita lebih mencemaskan penampilan rambut ketimbang bentuk tubuh atau ukuran dadanya ketika hendak berkencan dengan seorang pria.

Namun bagaimana dengan pria? Bagian tubuh mana yang paling membuat pria terpana saat melihat wanita?

Ternyata berdasarkan survei, gaun ketat, kaki jenjang atau bahkan ukuran payudara ternyata bukan fokus utama pandangan pria saat bertemu dengan wanita. Tetapi, justru model rambut yang membuat pria tak bisa mengalihkan pandangannya.

Hal ini berdasarkan studi terbaru Pentene. Dalam surveinya, para pria diwawancara tentang apa yang membuat pria tertarik pada wanita. Berikut hasil statistiknya seperti dikutip dari Shine:

- 74 persen pria menunjukkan bahwa mereka melihat wanita karena rambut. Dan 44 persen pria yang disurvei mengatakan bahwa rambut adalah hal pertama yang mereka perhatikan dalam diri seorang wanita. Sedangkan 26 persen dari pakaiannya dan 25 persen dari bentuk kakinya serta dari make up sebesar 4 persen.

- 82 persen pria menunjukkan bahwa rambut seksi adalah elemen kunci sebagai daya tarik seksual secara keseluruhan wanita . Kebanyakan pria yang disurvei akan lebih mungkin untuk mendekati seorang wanita di sebuah bar dengan rambut yang tertata apik daripada wanita dengan kemeja potongan pendek.

- 80 persen pria yang disurvei mengatakan jika kencan dengan pacar mereka, kebanyakan wanita yang menjadi pasangannya seringkali sibuk untuk menata rambutnya. Sementara itu mengenai wanita yang lebih suka disibukkan dengan gaya rambut daripada make up sekitar 19 persen.

- 66 persen pria yang disurvei mengatakan mereka dua kali lebih mungkin untuk menemukan wanita dengan masalah bad hair day daripada jerawat.

- 60 persen pria yang disurvei mengatakan mereka lebih suka kencan dengan seorang wanita dengan rambut yang yang indah daripada seorang wanita dengan payudara besar. Dan 78 persen pria yang disurvei menganggap rambut sehat untuk menjadi turn-on yang sering digunakan sebagai alat bantu foreplay.

Sekarang Anda tahu bagian tubuh mana yang paling diperhatikan pria. Untuk itu, persiapkan tatanan rambut yang menarik saat merencanakan kencan dengan seorang pria.

Manfaat Lemak Esensial Bagi Tubuh

VIVAnews - Lemak sering dianggap sebagai biang kegemukan penyebab berbagai macam penyakit kronis. Namun benarkah semua jenis lemak merugikan tubuh?

Lemak merupakan satu zat gizi sebagai sumber energi dan pelarut vitamin. Lemak terdiri dari asam lemak jenuh (SAFA), lemak trans (TFA) serta asam lemak tak jenuh yaitu asam lemak tak jenuh jamak (PUFA) dan asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA).

Konsumsi lemak jenuh berlebihan akan menaikkan kadar lemak darah dan kolesterol penyebab risiko penyakit kronis seperti jantung koroner, stroke, kelainan lemak darah dan hipertensi.

Dr Ratna Djuwita dari Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia dan Fakultas Kesehatan Masyarakat UI menyatakan dari hasil riset kesehatan dasar terhadap konsumsi lemak, ditemukan bahwa konsumsi lemak orang Indonesia secara kuantitas sudah cukup namun kualitasnya tidak memadai.

"Orang masih mengonsumsi lemak dari makanan tidak sehat seperti makanan siap saji, gorengan dan lain-lain," ungkapnya pada acara seminar bertema Pentingnya Lemak Esensial dan Manfaatnya bagi tubuh," di Jakarta Sabtu, 12 Februari 2011.

Kebiasaan makan makanan dengan lemak jahat tak hanya terjadi pada masyarakat yang sering mengosumsi makanan siap saji.

"Kalangan menengah bawah jarang mengonsumsi makanan siap saji ternyata banyak mengasup gorengan juga rentan terhadap lemak trans berlebih akibat minyak yang dipakai berulang-ulang," ucapnya.

Dr Ratna menjelaskan, sebaiknya ada pengaturan berapa porsi lemak yang dikonsumsi agar tubuh beroleh manfaat terbaik.

"Dari total 30 persen asupan lemak, sebaiknya lemak jenuh 10 persen, 20 persen lemak tak jenuh terdiri dari lemak tak jenuh jamak, 6-10 persen dan lemak tak jenuh tunggal 10 persen," tambahnya.

Dr Fiastuti dari Departemen Ilmu Gizi UI menambahkan, asupan asam lemak esensial yang seimbang antara omega-3 dan omega-6 bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular, sistem syaraf dan hormon. Asam lemak esensial juga memperbaiki penyerapan nutrisi, menjaga daya tahan sel dan kesehatan.

Sumber makanan omega 3 dan 6 diantaranya berbagai jenis ikan, biji-bijian, telur, daging, dan aneka minyak seperti canola, VCO, evening primerose, biji bunga matahari, borage oil, dan blackcurrant oil.

Jumat, 11 Februari 2011

Jangan Buang Muka Saat Disuntik

VIVAnews - Bagi sebagian orang, jarum suntik seolah momok yang sebisa mungkin dihindari. Jika terpaksa, mereka pun cenderung reflek membuang muka agar tak melihat proses masuknya jarum ke pembuluh darah. Padahal menurut penelitian, melihat proses penyuntikan justru mengurangi rasa sakit.

Kesimpulan itu berdasar percobaan tim dari University College London (UCL) dan University of Milan-Bicocca untuk mengetahui respons otak ketika menerima sinyal rasa sakit.

Percobaan dilakukan dengan menerapkan panas ke tangan 18 relawan. Partisipan mampu menahan suhu lebih tinggi ketika melihat tangan mereka di cermin, dibandingkan ketika tangannya tertutup balok kayu.

Melalui sebuah cermin cembung, mereka menyaksikan proses ketika tangan diberikan sentuhan panas. Menyaksikan proses itu membuat mereka bisa mengurangi level rasa sakit hingga 3 derajat celcius, dibandingkan ketika mereka tidak melihat prosesnya.

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam Psychological Science dan memberikan pandangan baru tentang bagaimana otak memproses sinyal rasa sakit.

"Hal yang menarik adalah hubungan antara pengalaman rasa sakit dan representasi otak pada tubuh," kata Profesor Patrick Haggard, dari UCL, seperti dikutip dari Daily Mail.

"Penelitian kami telah menunjukkan adanya interaksi yang menarik antara jaringan visual otak dan jaringan rasa sakit otak," katanya.

Meskipun penelitian ini untuk melihat rasa sakit yang tak terlalu parah, tetapi bisa membantu para ilmuwan untuk mengembangkan pengobatan baru bagi pasien yang mengalami rasa sakit kronis. (pet)

VIVAnews – Biasanya, serangan kantuk di kantor muncul usai makan siang. Efeknya seringkali terlihat dengan kebiasan menguap beberapa kali saat bekerja.

Tentu saja menguap terus akan menghambat pekerjaan Anda sehingga hasilnya bisa jadi tidak optimal. Jika ingin tetap fokus bekerja meski kantuk menyerang, cari tahu solusinya berikut ini, seperti dikutip dari laman Times Of India.

Mengantuk di tempat kerja, biasanya terjadi karena beberapa alasan. Para ahli mengatakan alasan yang paling umum, karena kurang tidur, atau memiliki pola tidur buruk. Oleh karena itu, cara terbaik untuk mengatasinya adalah memperbaiki aktivitas tidur di malam hari.

Bekerja dengan menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer juga dapat menyebabkan kelelahan lalu memicu kantuk. Jadi, cobalah sesekali bersantai di sela-sela kerja, misalnya jalan-jalan di sekitar meja kerja. Bisa juga dengan mengambil waktu 10 menit saat makan siang untuk berjalan kaki di sekitar gedung kantor.

Anda juga disarankan untuk tidak menatap layar komputer selama berjam-jam pada suatu waktu tanpa istirahat. Soalnya, akan membuat mata lelah dan merasa mengantuk. Berpaling dari layar selama beberapa menit secara teratur untuk bersantai, bisa membuat mata Anda segar kembali.

Kemudian, untuk membuat tubuh tetap segar selama berada di kantor, bisa juga dengan memanfaatkan waktu istirahat kerja untuk tidur siang sejenak. Seperti diketahui, kekuatan tidur siang 10-15 menit bisa memberikan keajaiban untuk menyegarkan mata. (pet)

VIVAnews - Kandungan mineral yang tinggi membuat keju menjadi salah satu makanan penting untuk kesehatan gigi dan tulang. Namun, sebuah penelitian mengungkap, konsumsi keju berlebih memperburuk kualitas kesehatan.

Seperti dikutip dari laman Times of India, sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi keju berlebih setiap hari berdampak buruk bagi kesehatan. Bahkan, bisa meningkatkan risiko kanker kandung kemih.

Sejumlah peneliti mengawali penelitian dengan membandingkan konsumsi lemak jenuh dan lemak sehat terhadap tingkat risiko kanker. Apakah lemak sehat, seperti dalam minyak zaitun, memberikan perlindungan lebih dibandingkan lemak jenuh yang ditemukan dalam produk seperti daging dan susu.

Mereka mempelajari kebiasaan makan 200 pasien dengan kanker kandung kemih. Lalu, membandingkannya dengan 386 sukarelawan yang tidak mengembangkan tumor di dalam tubuhnya.

Hasil penelitian menunjukkan, konsumsi keju tak banyak berpengaruh kecuali jika jumlah konsumsinya melebihi 53 gram sehari. Konsumsi keju lebih 53 gram sehari meningkatkan risiko sakit sebesar 50 persen. Sementara makanan lain seperti ikan, ayam, telur dan margarin, memiliki sedikit efek.

"Kami menemukan efek dari asupan tinggi minyak zaitun yang berpotensi menjadi pelindung dan peningkatan risiko sugestif dari konsumsi keju, tinggi," kata para peneliti yang memublikasikan penelitiannya do European Journal of Cancer, seperti dikutip Daily Mail.

Namun, sejumlah peneliti di Belanda dan Belgia menekankan, jumlah orang dalam penelitian ini mungkin terlalu kecil untuk menyimpulkan bahwa keju merupakan ancaman kesehatan utama. Mereka menyerukan penyelidikan lebih lanjut untuk memverifikasi temuan itu. (pet)

VIVAnews - Membuat kulit terlihat cantik dan segar tak perlu perawatan mahal. Ahli perawatan kulit langganan selebriti, Emma Hardie, memberikan empat kuncinya.

"Untuk membuat kulit terlihat wow, Anda butuh memolesnya, memenuhi asupan cairan dan makanan, dan mobilisasi jaringan wajah," kata wanita asal Inggris itu, seperti dikutip dari The Sun.

Coba langkah sederhana berikut agar kulit Anda selalu terlihat sehat dan cantik:

1. Lulur wajah

Campur sejumput terigu yang terbuat dari beras coklat, beberapa tetes minyak lavender dan minyak almond hingga merata. Aplikasikan pada wajah sambil berikan pijatan ringan. Percikan air hangat dan bersihkan dengan handuk lembut.

2. Air

Cerahkan wajah dengan uap panas dan percikan air dingin. Caranya, tambahkan beberapa tetes minyak esensial lemon dan lavender pada wadah yang berisi air panas. Dekatkan wajah pada wadah dan tutup kepala dengan handuk untuk menghadang uap.

Lanjutkan dengan terapi air dingin. Isi wadah dengan air es. Celupkan handuk berbahan lembut, kemudian kompres bagian wajah, leher, dan dada. Tahan selama 30 detik. Cara ini bersifat seperti peremajaan kulit.

3. Makanan

Pastikan Anda mendapatkan cukup asupan vitamin C dalam menu sehari-hari. Anda bisa mendapatkannya dari makanan seperti jeruk, paprika, dan sayuran berdaun hijau. Cobalah untuk mengonsumsi ikan laut yang memiliki kandungan lemak esensial, omega 3, seminggu sekali. Ini membantu kulit Anda selalu tampak segar.

4. Senam muka

Senam muka berguna sebagai mobilisasi jaringan wajah. Untuk melepaskan semua ketegangan yang menghambat aliran darah dan oksigen serta mengencangkan jaringan kulit, lakukan kebiasaan dengan melakukan pijatan pada wajah. Oleskan pelembab pada wajah dan daerah leher. Angkat dagu Anda sehingga dapat merasakan peregangan ke bawah leher.

Lalu, tahan otot wajah dalam keadaan sedikit tegang dengan mulut terbuka selebar mungkin. Rasakan peregangan di bibir dan otot-otot di sekitarnya, lalu perlahan gerakkan di sekitar mulut Anda ke segala arah.

Anda akan memobilisasi dan melepaskan ketegangan pada rahang. Tahan ketegangan di rahang bawah dan leher. Biarkan mulut terus bergerak dengan tetap membuat dagu mengarah ke atas. Rasakan peregangan di daerah leher.

Fokuslah pada pipi dan otot dahi dan secara perlahan-lahan baru gerakkan ke segala arah. Tujuannya adalah untuk menggerakkan, meregangkan dan mengaktifkan otot wajah dan leher dengan cara yang halus. (pet)

Rahasia Langsing Susan Bachtiar

VIVAnews – Menjadi cantik di usia yang tidak lagi muda adalah harapan banyak wanita. Namun, bagi Susan Bachtiar, tampaknya harapan ini sudah terwujud.

Di usia yang sudah menginjak 37 tahun, Susan masih tampil memukau dengan bentuk badan yang kencang. Yang menarik dari Brand Ambassador WRP Diet Center ini adalah Susan tidak melakukan diet, justru model ini sangat gemar makan.

"Saya bisa makan 5 sampai 6 kali sehari, namun dengan porsi yang sesuai. Saya percaya kita boleh makan apa saja, asal tidak berlebihan," kata Susan di Jakarta.

Bahkan, dia sering tidak bisa menahan nafsu makan, khususnya ketika menjelang haid. "Empat hari menjelang haid, saya makan seperti orang kalap," kata Susan.

Guru bahasa Inggris ini mengakui bahwa dia juga tidak pernah lepas dari masalah kegemukan, terutama di bagian paha dan pinggul. Bahkan, pernah mengalami masalah dengan berat badan pada masa kuliah, karena kegemarannya makan es krim. Waktu itu, ia mengaku beratnya sampai melonjak 10 kilogram, dari 50 kilogram menjadi 60 kilogram.

Kemudian, artis yang pernah bermain dalam film ‘Perempuan Punya Cerita’ pada 2008 ini menyadari tubuhnya terasa tidak sehat. Sejak itulah, dia memutuskan menerapkan pola hidup sehat.

Apa sih, rahasia rahasia menjadi cantik dan bugar di usia yang tak lagi muda dari Susan?

1. Tidak terlambat makan

Banyak orang yang menjalani diet sampai harus menyiksa dirinya dengan menahan rasa lapar. Padahal itu tidak baik untuk metabolisme tubuh.

Menurut Susan, pola makan yang baik adalah dengan tidak membiarkan perut kosong. Manusia dianjurkan untuk makan 5 kali sehari untuk menjaga proses metabolisme tubuh. Di pagi hari, sebaiknya mengonsumsi sarapan sedikit karbohidrat dan dilengkapi dengan susu.

Lalu, mengisi perut lagi dengan camilan sehat pukul 10.00. Makan siang tepat pukul 12.00 dengan porsi yang cukup. Kembali menyantap camilan di pukul 15.00. Makan malam dengan porsi sedikit karbohidrat dan dilengkap dengan susu. Saat makan malam, sebaiknya dilakukan tiga jam sebelum waktu tidur.

2. Menyantap makanan kaya akan serat

Jangan pernah melupakan sayuran dan buah yang kaya akan serat. Buah dapat disantap sebagai camilan. Jika ingin menyantap buah sebelum makan siang atau makan malam, usahakan menyantapnya sebelum menu makanan lengkap agar mikronutrisi pada buah dapat lebih mudah diserap oleh tubuh.

3. Konsumsi minuman probiotik di sore hari

Minuman probiotik terdiri dari mikroorganisme hidup yang biasanya terdapat dari minuman yang difermentasi seperti yogurt. Minuman probiotik sangat baik untuk menjaga keseimbangan sistem percernaan di usus karena mengusir mikroorganisme jahat di usus.

4. Olahraga

Menjaga pola makan akan sia-sia bila tidak diiringi dengan aktivitas olahraga yang cukup. Susan bahkan rela menghabiskan waktunya 3-5 kali dalam seminggu untuk kegiatan ini di salah satu pusat kebugaran di Jakarta demi kesehatannya.

5. Memilih baju yang dapat menyamarkan kekurangan

Dengan mengenakan pakaian yang tepat dan dapat menyamarkan kekurangan, orang tidak perlu merasa tidak sempurna. Semua dapat tertutupi.

"Yang penting itu percaya diri dan sehat. Ada orang gemuk yang percaya diri dengan kegemukannya. Ya tidak apa-apa asalkan dia sehat. Ada juga orang yang sudah kurus ingin lebih kurus karena tidak percaya diri, tapi kurus itu belum tentu sehat," ujarnya. (pet)

Cegah Kebutaan dengan Omega 3

VIVAnews - Asam lemak omega 3 bukan hanya berdampak positif bagi kesehatan jantung, tetapi juga sistem penglihatan. Asam lemak esensial ini terbukti mampu melindungi dua pemicu utama kebutaan pada manusia.

Seperti dikutip My Health News Daily, hasil penelitian yang dilakukan ahli kesehatan mata dari Children Hospital Boston, dr Lois Smith, menunjukkan bahwa omega 3 membantu mengatur pertumbuhan pembuluh darah di mata.

Itu berarti, asam lemak dapat membantu mencegah penyakit mata seperti retinopati, yang disebabkan pertumbuhan berlebih pembuluh mata yang bocor. Termasuk degenerasi makula berkaitan dengan usia, yang disebabkan pertumbuhan abnormal pembuluh darah.

Asam lemak juga mengaktifkan protein yang meningkatkan sensitivitas insulin, yang menguntungkan penderita diabetes tipe 2. "Meski masih perlu penelitian klinis lanjutan, pasien bisa meningkatkan sensitivitas insulin dengan asam lemak omega 3 tanpa peningkatan risiko penyakit jantung," kata Smith.

Smith mengungkap hasil temuan tersebut melalui percobaan terhadap tikus. Meski percobaan dilakukan terhadap tikus, ia yakin konsumsi dua gram omega 3, mengandung senyawa asam docosahexaenoic (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EHA), per hari memberi manfaat sama pada manusia.

Penelitian Smith yang terbit di jurnal Nature Medicine menunjukkan, tikus yang diberi makanan kaya omega 3 memiliki pertumbuhan pembuluh darah mata 50 persen lebih banyak daripada tikus yang mengasup makanan kaya asam lemak omega 6.

Ini memperkuat penelitian sebelumnya yang menunjukkan, orang yang gemar mengonsumsi makanan mengandung omega 3, seperti ikan, memiliki risiko terserang penyakit mata lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang makan ikan.

Bersama peneliti dari National Eye Institute, Smith kini melakukan pengujian terhadap AREDS2, sebuah suplemen omega 3 yang akan dikembangkan untuk membantu orang dengan degenerasi makula. Pengujian suplemen untuk mengatasi penurunan tingkat ketajaman akibat penuaan ini berlanjut sampai 2013.

Minum Wine Bikin Wanita Langsing

VIVAnews – Memiliki tubuh yang langsing banyak caranya. Tak hanya melalui olahraga rutin, tubuh proporsional juga bisa didapatkan dengan minum wine atau anggur merah secara rutin.

Penelitian dilakukan terhadap 20 ribu wanita di rumah sakit Boston. Lebih dari 13 tahun, mereka yang mengonsumsi wine secara teratur. Kebiasaan ini ternyata dapat mempertahankan porsi tubuh ideal mereka dibandingkan dengan wanita yang tidak minum wine.

Kabar baiknya lagi, wine ternyata juga tak hanya bermanfaat melangsingkan tubuh, masih banyak manfaat kesehatan lainnya, dikutip dari laman Betty Confidential.

Karena manfaat yang terkandung dalam wine itu pada 1991 lalu, penjualan anggur merah di Perancis melonjak tajam, sebagaimana diberitakan dalam program Paradox Perancis yang ditayangkan di acara 60 Minutes.

Kini, manfaatnya wine telah tersebar luas ke berbagai penjuru dunia, baik melalui media maupun mulut ke mulut. Nah, ingin tahu lebih banyak khasiat minum wine bagi wanita, berikut ini penjelasannya.

• Kecil kemungkinan mengalami masalah batu ginjal

• Mengurangi risiko stroke

• Sebuah studi menyatakan bahwa wanita yang mengonsumsi wine secara moderat cenderung memiliki umur panjang

• Minum wine dapat mengurangi kemungkinan kanker saluran pencernaan bagian atas

• Anti-oksidan dalam wine dapat mengurangi risiko terjadinya kanker

• Peminum anggur memiliki kesempatan yang lebih rendah terkena diabetes

Ringkasan hasil studi ini berdasarkan penelitian yang disusun sebuah toko wine di New Jersey.

VIVAnews - Mungkin Anda sudah sering mendengar pengobatan alternatif menggunakan terapi urin atau darah. Tapi, bagaimana dengan terapi pengobatan menggunakan tinja?

Sebuah penelitian yang terbit di Journal of Clinical Gastroenterology mengungkap metode injeksi tinja atau 'transpoosions' untuk menyembuhkan gangguan pencernaan kronis akibat infeksi bakteri clostridium difficile.

"Pengobatan tersebut sangat efisien, dengan tingkat kesembuhan 90 persen untuk penggunaan pertama kali. Hasilnya aman, tanpa efek samping, dan dapat memecahkan masalah dalam hitungan jam," kata Dr Lawrence Brandt dari Montefiore Medical Center, di New York, seperti dimuat Aol Health.

Brandt mengatakan, injeksi tinja bisa dilakukan melalui enema, prosedur pemasukan zat ke dalam kolon melalui anus. Bisa juga melalui pipa lambung, berupa selang yang dimasukkan ke lambung lewat hidung.

Selama ini, pasien terinfeksi bakteri clostridium difficile mengandalkan suntikan antibiotik sebagai pengobatan. Clostridium difficile merupakan jenis bakteri yang sulit dimatikan dibandingkan jenis lain seperti C botulinum, dan C perfringens. Infeksi bakteri Clostridium biasanya ditandai diare.

Karakter Clostridium difficile yang sulit mati membuat racikan antibiotik menjadi mahal. Di Amerika Serikat, antibiotik pembunuh Clostridium difficile mencapai US$60 atau sekitar Rp870 ribu per butir. Sekali pengobatan bisa mencapai US$2.000 hampir Rp19 juta.

Meski mahal, suntikan antibiotik belum tentu mempan membunuh bakteri. Bahkan, tak jarang menyebabkan diare kronis. "Tingkat kegagalan antibiotik 10-20 persen dengan peluang kambuh 60 persen," ujarnya.

Itulah mengapa Brandt begitu bersemangat mengembangkan pengobatan alternatif menggunakan injeksi tinja. Selain lebih murah, metode injeksi tinja tidak memiliki efek suntikan antibiotik yang dapat mengancam kekacauan metabolisme tubuh.

Brandt mengatakan, injeksi tinja bisa didapat melalui donor tinja yang telah melalui uji laboratorium. "Ada beberapa bank donor di Australia, tapi di Amerika Serikat, kami menggunakan tinja segar dari donor," katanya. "Kami memisahkan pendonor yang mengidap AIDS, sifilis, hepatitis, patogen dan parasit lainnya."

Meski klaim keberhasilan pengobatan ini mencapai 90 persen, banyak dokter enggan beralih ke 'antibiotik' alami tersebut. "Sulit membayangkan pengobatan menggunakan kotoran. Saya khawatir, penggunaan tinja sebagai antibiotik berpotensi mencipta masalah baru pada pasien, seperti infeksi silang," kata Dr Saad Habba, seorang ahli penyakit lambung asal New Jersey.

Jumat, 04 Februari 2011

Di era modern ini, pria dan wanita memiliki kesempatan yang sama dalam berkarir. Tapi ternyata, rahasia kesuksesan keduanya sangat berbeda.

Tak sedikit wanita yang berusaha berlaku 'keras' dan tegas, seperti pria saat berkarier. Padahal menurut penelitian, sikap itu tak akan membuat kariernya melonjak.

Di Amerika Serikat, Dr Olivia O'Neill mengepalai penelitian terhadap 80 orang pria dan wanita. Mereka semua memiliki latar belakang pendidikan yang setara. Delapan tahun kemudian, seluruh objek penelitian itu kembali dikumpulkan. Mereka semua diminta menggambarkan prestasi karier mereka.

Dikutip dari Dailymail, setelah diteliti lebih lanjut, para wanita yang tak sukses di kariernya ternyata berperilaku layaknya pria saat bekerja. Perilaku seperti pria itu termasuk juga galak, terlalu dominan, dan 'bossy'. Sebaliknya, wanita yang menggunakan kelembutannya saat berkarier terbukti lebih sukses.

O'Neill berpendapat, wanita yang 'berlagak' seperti pria justru memperlihatkan rasa tidak percaya dirinya. Mereka pikir, sisi femininnya tak akan membuat kariernya melonjak. Padahal yang terjadi justru sebaliknya. Para wanita yang bertingkah 'macho' biasanya tidak mendapatkan penilaian yang baik dari atasan maupun rekan kerjanya.

Lebih lanjut O'neill berpendapat, bahwa para wanita tak perlu lagi merasa rendah diri karena gender mereka. Karena yang paling penting dalam meniti karier adalah kualitas dan performa diri, bukan perbedaan gender.

Ayu Kinanti

Menilik Jodoh dari Gaya Bicara

Bahasa cinta tak selalu merupakan pujian, rayuan atau kata-kata manis. Para ahli membuktikannya.

Selama ini banyak yang berpikir bahwa bahasa cinta merupakan puja-puji seseorang terhadap pasangannya. Padahal arti dari 'bahasa cinta' lebih luas dari hal itu. Para ahli dari Universitas Texas melakukan sebuah penelitian. Professor James Pennebaker, ketua peneliti yang dikutip The Telegraph mengungkap, yang terpenting bukan dari kata-kata yang diucapkan, melainkan bagaimana bentuk komunikasi tiap-tiap pasangan.

Setiap orang cenderung memilih orang lain yang serupa dengannya, tak hanya fisik, namun juga caranya berbicara. Para peneliti membuat program yang bisa membandingkan cara berbicara seseorang dengan pasangannya. Perbandingan itu dinilai dari kosakata, dan nada bicara.

Terbukti, pasangan-pasangan yang memiliki gaya bicara serupa memiliki hubungan yang lebih awet, ketimbang pasangan yang lain. Tak hanya itu, kecocokan mereka tak berhenti sampai di situ. Saat diteliti lebih lanjut, bahasa tulisan mereka pun cenderung serupa.

"Apa yang dikatakan seseorang terhadap pasangannya sangat penting. Tapi bagaimana cara mereka mengatakannya, itu yang paling penting," ujar Professor James Pennebaker lagi.

Ayu Kinanti

VIVAnews - Sebagian orang yang mengalami gangguan tidur di malam hari, menderita kantuk tak tertahankan di siang hari. Sebaliknya, ada yang tetap merasa segar meski hanya tidur beberapa jam sehari. Mengapa?

Studi yang dipimpin Dr Namni Goel dari School of Medicine University of Pennsylvania, Philadelphia, menemukan adanya gen spesifik yang berkaitan dengan kualitas tidur.

Lewat sajian artikel di Medical Journal of American Academy of Neurology, Goel menunjukkan bahwa orang yang memiliki gen DQB1*0602 lebih sering mengalami gangguan tidur di malam hari dan menderita kantuk sepanjang hari.

Sementara orang yang tidak memiliki gen tersebut dapat menangani gangguan kurang tidur lebih baik.

Gen DQB1*0602 juga terkait dengan gangguan tidur yang dikenal sebagai narkolepsi. Serangan tidur ini memberi efek dramatis seperti merusak siklus tidur sehingga membuat penderitanya mengantuk secara acak atau mendadak tertidur selama beberapa menit sepanjang hari. Namun, bukan berarti pemilik gen DQB1*0602 pasti menderita narkolepsi.

Narkolepsi umumnya terjadi akibat sedikitnya jumlah protein 'tidur nyenyak'. Protein kecil dalam gen akan melepas sel-selnya dalam hypocretin di hipotalamus yang membantu tidur nyenyak. Penderita kesulitan tidur, dapat mengatasinya dengan obat yang membantu meningkatkan protein hypocretin.

Seperti dikutip World Wide Health, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membantu mengatasi masalah gangguan tidur.

VIVAnews – Anak, terutama di usia remaja seringkali mengalami kesulitan mengatakan "tidak" di lingkungannya. Mereka cenderung tidak bisa menolak berbagai hal yang sebenarnya bertentangan dengan kata hati.

Misalnya, ketika teman-teman mengajaknya pesta narkoba, mereka tidak kuasa menolak untuk bergabung, hanya karena belum belajar untuk mengatakan "tidak".

Cakrawala berpikir kebanyakan anak yang baru menginjak remaja adalah bersedia melakukan apa saja asalkan diterima oleh lingkungannya. Mereka cenderung mencoba melakukan sesuatu yang dianggap terbaik demi menyenangkan orang lain.

Pengetahuan tentang berkata "tidak" ini penting, khususnya untuk gadis-gadis remaja, terutama saat mulai pubertas. Tujuannya agar mereka belajar bagaimana menyatakan diri dan belajar untuk mengatakan "tidak" ketika perlu.

Sebagai orang tua, Anda punya tugas penting untuk membantu memberi mereka pengetahuan. Untuk memudahkan Anda membimbing putra-putri di rumah secara bertahap, berikut ini dapat Anda jadikan panduan, dikutip dari Datingtips.

- Mengembangkan keterampilan bersikap tegas

Cara terbaik mengajarkan remaja berkata "tidak" adalah dengan mengembangkan keterampilan bersikap tegas. Anak perlu diingatkan bahwa tidak ada kewajiban untuk selalu menyenangkan orang lain hanya karena supaya dapat diterima dalam kelompok.

Ajarkan mereka mengembangkan sikap lebih tegas. Ini bisa membantu mereka belajar bagaimana menolak hal-hal seperti mencoba-coba narkoba, seks bebas, dan lain-lain.

- Berani mengatakan ‘tidak’

Ada banyak pendekatan yang sebenarnya bisa lakukan remaja untuk berani mengatakan "tidak". Salah satu cara terbaik adalah dengan langsung mengatakannya saat mengetahui ada sesuatu yang bertentangan dengan kata hati, dalam situasi apapun.

Memang ada beberapa kasus yang mungkin sulit bagi remaja untuk melakukannya, misalnya karena tekanan orang lain. Tapi, ajarkan padanya untuk tetap berani mengatakan "tidak".

- Belajar mengubah topik

Ketika seorang remaja berada dalam situasi sulit memilih atau di bawah tekanan orang lain untuk melakukan sesuatu bertentangan kata hati, agar dapat keluar dari keadaan ini, bisa dilakukan dengan mengubah topik diskusi.

Hal itu sangat penting bagi para remaja. Mereka harus belajar bagaimana mengubah subyek pembicaraan ketika berada dalam tekanan kelompoknya.

Salah satu cara lainnya adalah dengan berimprovisasi, misalnya memilih meninggalkan pembicaraan. Remaja harus belajar untuk memiliki sarana untuk keluar dari situasi sebelum bertambah buruk. (pet)

VIVAnews - Bangun dari tidur beberapa kali sepanjang malam masih termasuk normal. Tetapi ketika Anda terjaga dan khawatir tidak bisa tidur lagi, adalah hal yang tidak normal.

Kekhawatiran ini bisa membuat Anda terjaga selama berjam-jam. Sebab, siklus tidur adalah antara tidur secara dalam atau REM (rapid eye movement) dan fase tertidur setiap 90 menit, sehingga cukup wajar jika terbangun selama masa transisi.

"Kebanyakan orang, ketika di ruangan gelap, tidak menyadari bahwa mereka telah terbangun dan kembali tidur, kata Joyce Walsleben, PhD, profesor di NYU School of Medicine, seperti dikutip dari Health.com

Jika sudah begini, sebaiknya hindari memperhatikan jam. Itu karena dengan memperhatikan perubahan waktu, detik dan menit, justru membuat Anda makin lama terjaga.

"Jam berfungsi sebagai penanda untuk bangun. Ini mempertinggi tingkat gairah Anda dan merusak tidur. Anda harus mengatur alarm dan meletakkannya jauh dari pandangan. Biarkan alarm berbunyi pada waktunya, tidak perlu meliriknya sepanjang malam," kata Walsleben.

Apabila Anda khawatir terbangun di tengah-tengah jam tidur, sebaiknya sembunyikan jam atau alarm di tempat yang tak terlihat mata sebelum tidur. Letakkan di laci atau di bawah tempat tidur.

Ketika Anda melawan dorongan untuk melihat jam, alihkan perhatian dengan meditasi untuk menciptakan ketenangan. Ambil napas secara dalam dan fokuskan pikiran untuk kembali tidur. Jika Anda tidak dapat melawannya, bisa mengalami insomnia akut dan harus dilakukan terapi.

"Penanganan insomnia bisa bertahun-tahun. Penderitanya bisa menderita dan ketakutan saat datang waktu tidur," says Kenneth Lichstein, PhD, kepala Sleep Research Project departemen psikologi, University of Alabama.

Manfaat Masturbasi Bagi Kesehatan

VIVAnews - Tabu, menimbulkan rasa bersalah, atau bisa berdampak buruk bagi kesehatan adalah sejumlah anggapan yang membuat kebanyakan wanita merasa jengah ketika membahas soal masturbasi. Bisa dibilang, kegiatan yang juga dikenal dengan istilah onani atau seks ’swadaya’ ini memang lebih populer di kalangan pria. Tapi, sebenarnya tidak sedikit wanita yang juga melakukannya.

Menurut studi seputar masturbasi mengungkapkan, sebanyak 95 persen pria dan 89 persen dari wanita ternyata melakukan aktivitas ini. Mereka terdiri orang-orang yang berasal dari berbagai latar belakang, profesi, dan umur.

Lantas, apakah masturbasi berbahaya? Di dunia medis, masturbasi dianggap sebagai perilaku alami, baik untuk pria maupun wanita. Ini tidak fisik maupun mental. Masturbasi baru menjadi masalah bila dilakukan secara berlebihan hingga mengganggu kehidupan sehari-hari, misalnya Anda sampai titik mengabaikan pekerjaan rumah tangga, seperti dikutip dari laman Divine Caroline.

Percaya atau tidak, penelitian telah menunjukkan bahwa masturbasi memiliki manfaat kesehatan potensial bagi pria dan wanita. Carrie Levine, seorang bidan asal Amerika Serikat, juga mengungkap, masturbasi pada wanita sebenarnya memiliki dampak positif baik bagi kesehatan fisik maupun psikologis. Apa saj manfaatnya?

- Membantu seseorang lebih relaks dan mudah tertidur.

- Mengurangi stres.

- Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

- Mungkin memberikan perlindungan terhadap kanker prostat. Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa persentase penduduk yang bermasturbasi secara teratur untuk menggantikan hubungan seksual normal memiliki insiden lebih rendah terkena kanker prostat.

- Kegiatan ini pada dasarnya adalah seks aman tanpa khawatir terhadap kehamilan dan PMS.

- Masturbasi berpotensi meningkatkan kesehatan dan tidak berbahaya bagi mental atau fisik Anda.

Cara Terbaik Anak Mengenal Uang

VIVAnews - Mengajarkan anak mengelola keuangan akan mencegah anak menjadi konsumtif sejak dini hingga beranjak dewasa. Namun tak jarang orangtua merasa bingung memilih cara pas agar anak memiliki keterampilan tersebut.

Banyak cara dilakukan agar anak dapat mengatur dan membelanjakan uang dengan bijak. Salah satunya dengan bercerita. Dengan bercerita atau menonton teater, si kecil dapat mulai belajar mengelola uang jajan pada bangku sekolah dasar, ketika ia mulai mengerti angka dan berinteraksi dengan teman-teman seusianya.

“Dengan variasi cerita seperti melalui teater musikal yang menarik berisi pesan mengatur keuangan yang sederhana, kami berharap anak-anak dapat termotivasi untuk mulai mengelola uang yang mereka miliki," ujar Hotman Simbolon, Vice President Customer Care Center Head, Citi Indonesia seperti disiarkan dalam keterangan persnya.



Berikut adalah beberapa langkah mudah yang dapat dilakukan orang tua untuk mengajarkan cara mengatur uang kepada anak.

1. Ajarkan konsep uang

Jelaskan arti uang pada anak. Ajarkan pula tentang nilai uang sembari ia belajar menghitung.

2. Jelaskan bahwa tidak mudah untuk mendapatkan uang

Anak juga harus diberi pemahaman bahwa memperoleh uang bukanlah sesuatu yang mudah. Orangtua dapat memberikan tugas rumah kepada si kecil dan memberikan insentif apabila pekerjaan rumah diselesaikan dengan baik. Dengan demikian, anak akan menyadari, untuk mendapatkan uang dibutuhkan kerja keras, dan harus bijak membelanjakannya.

3. Motivasi anak untuk membuat tabungan

Ajari serta beri dorongan pada anak untuk menyisihkan sebagian uang jajan mereka untuk ditabung. Motivasi anak dengan hadiah bila nilai tabungan paling banyak. Terapkan pula kebiasaan menabung sejak kecil dengan mengajak anak menabung di celengan dan menemani orangtua saat menabung di bank.



Agar anak dapat memahami, perlu konsistensi dan kesabaran orangtua. Sehingga, saat dewasa anak memiliki bekal kemampuan mengelola keuangan secara bijak.

Kamis, 03 Februari 2011

VIVAnews - Merica atau lada tak sekadar pencipta rasa pedas yang melezatkan makanan. Butiran rempah-rempah ini juga memiliki manfaat bagi kecantikan dan kesehatan tubuh.

Bumbu yang juga dikenal sebagai Piper nigrum L ini setidaknya memiliki sejumlah manfaat tambahan, seperti dikutip dari health.com berikut ini:

Pencegah kanker payudara

Senyawa kimia yang disebut piperin dalam biji merica dapat membantu mencegah perkembangan tumor dan kanker pada payudara, menurut penelitian University of Michigan, Amerika Serikat.

Sifat penangkal kankernya lebih tinggi jika dikombinasikan dengan kunyit. Jadi, sering-seringlah menggunakan dua bumbu tersebut pada masakan.

Scrub kulit

Merica juga bisa dimanfaatkan sebagai scrub untuk memperhalus kulit. "Rasa hangatnya bisa merangsang sirkulasi darah sehingga memberikan lebih banyak oksigen dan nutrisi pada permukaan kulit. Teksturnya yang agak kasar juga bisa mengangkat sel-sel kulit mati," kata Wendy Allred, dari Bliss Spa.

Untuk membuatnya, campur setengah gelas gula, dua sendok makan minyak zaitun, dan sedikit merica. Aduk rata. Basahi wajah, kemudian bersihkan kulit dengan campuran tersebut sambil berikan pijatan perlahan. Lalu, bilas dengan air dingin.

Pereda flu

Merica adalah dekongestan alami. Senyawa kimia alami didalamnya dapat mengiritasi selaput lendir, dan membuatnya memproduksi lebih banyak lendir untuk membantu membersihkan area hidung.

Neil Schachter, MD, seorang profesor di Mount Sinai School of Medicine di New York dan penulis buku 'The Good Doctor's Guide' mengatakan, menambahkan lebih banyak lada pada semangkuk sup ayam, Anda bisa bernafas lebih lega saat flu. (pet)

VIVAnews – Putus cinta, terkena PHK, tidak lolos seleksi masuk kerja, atau baru melahirkan dapat memicu depresi bila wanita tidak mampu mengelola kesedihan yang dialami. Depresi, selain membuat suasana hati terpuruk, juga bisa menimbulkan pikiran untuk melakukan aktivitas fatal yang merugikan diri sendiri.



Wanita harus lebih waspada pada gangguan psikologis ini, sebab lebih rentan mengalaminya dibandingkan pria. Kaum hawa lebih berisiko karena faktor hormonal serta perbedaan karakteristik dengan kaum pria, walau kriteria depresi pada prinsipnya sama untuk semua jenis kelamin, dikutip dari laman Litbangdepkes.go.id.

Kaum hawa lebih mudah merasakan perasaan bersalah, cemas, penurunan nafsu makan, gangguan tidur, serta gangguan makan. Kemungkinan wanita mengalami depresi satu setengah kali sampai dua kali lebih tinggi dibandingkan pria.

Percaya atau tidak, di Amerika Serikat, sebagaimana dikutip dari laman Modernmom, sekitar 12 juta wanita setiap tahun tercatat mengalami depresi, jumlah ini hampir dua kali lipat dibandingkan pria yang menderitanya.

Keadaan depresi dapat melemahkan dan mempengaruhi hubungan antara sesama, pekerjaan, kesehatan, bahkan keluarga. Level keadaan psikologis ini bisa ringan sampai kronis atau yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Fakta

Depresi yang terjadi pada wanita terbukti telah menyebabkan banyak faktor risiko. Penyebab timbulnya keadaan ini, khususnya wanita, antara lain stres, keturunan, fluktuasi hormon, kimia otak, penyakit, bahkan sampai kekurangan gizi. Selain itu, masih banyak lagi faktor yang memicunya.

Jenis

Satu dari delapan wanita - di beberapa titik dalam kehidupan mereka - akan mengalami depresi klinis. Depresi dapat mengambil bentuk berbeda-beda. Misalnya depresi berat, depresi atipikal, dysthymia, dan depresi postpartum.

Ada beberapa gangguan lainnya yang menyebabkan keadaan psikologis pada wanita, termasuk gangguan dysphoric premenstrual, gangguan bipolar, gangguan afektif musiman dan gangguan penyesuaian. Mendiagnosis jenis depresi seorang wanita akan membantu bagaimana membuat perencanaan pengobatan yang efektif.

Tanda dan gejala

Ada sejumlah tanda dan gejala bila seorang wanita mengalami depresi klinis. Perubahan nafsu makan, tidak bersemangat, dan pola tidur yang buruk dapat menunjukkan adanya gejala depresi.

Lekas marah, kurang konsentrasi, menarik diri dari kelompok, menyimpan perasaan benci, dan punya pikiran bunuh diri, juga merupakan tanda depresi. Beberapa wanita bahkan sampai merasa tidak berharga, kehilangan harapan, dan penurunan libido.

Seorang wanita yang merasakan tanda dan gejala semacam itu harus menyampaikan secara rinci kepada orang terdekat atau psikolog agar mereka dapat membuat pertimbangan pilihan pengobatan.

Pengobatan alami

Untuk kasus depresi ringan hingga sedang, sebenarnya Anda dapat menanganinya seorang diri secara alami. Cobalah mengubah gaya hidup Anda. Perubahan gaya hidup biasanya dapat membantu mengurangi stres dan depresi. Misalnya, lakukan olahraga, meditasi, perubahan pola makan, dan konsumsi suplemen.

Peringatan

Bila Anda telah menggunakan suplemen atau herbal untuk menangani depresi, sebaiknya Anda menginformasikannya kepada penyedia layanan kesehatan, bila suatu saat pergi ke ahli kesehatan.

Sebab, beberapa herbal dan suplemen dapat mengganggu atau mempengaruhi pemberian resep obat dari penyedia layanan kesehatan.

Untuk depresi berat, ini membutuhkan perawatan medis. Peratawan ini penting dilakukan untuk membantu sekaligus mencegah agar depresi tidak kambuh. (pet)

;;