-->

Minggu, 02 Januari 2011

Diet Sehat Wanita Hamil


Terlepas rasa bahagia, setelah dinyatakan positif hamil, wanita harus jeli memerhatikan asupan makan. Pilihan diet saat hamil memengaruhi kesehatan janin hingga lahir dan dewasa kelak.
Namun, diet sebelum masa kehamilan juga tak kalah penting. Satu atau dua bulan sebelum merencanakan kehamilan sangat disarankan mengasup makanan seimbang agar ovulasi lebih konsisten.

Sayuran, kacang-kacangan dan lauk kaya protein yang mengandung isoflavon dan kolin seperti kedelai dan telur membantu mengatur hormon reproduksi.

Berikut beberapa panduan sehat bagi wanita hamil atau tengah merencanakan kehamilan, seperti dikutip dari ModernMom:

Nutrisi

Asam folat penting bagi ibu hamil. Asam folat membantu mencegah cacat tabung saraf, yang dapat menyebabkan lambatnya trasnmisi informasi dari otak. Asam folat bekerja sebelum hamil dan selama trimester pertama.

Anda bisa mendapatkan asam folat dengan makan sereal difortifikasi, kacang lentil, asparagus, bayam, kacang hitam, kacang tanah, jus jeruk, brokoli, selada dan roti gandum utuh dan pasta. Asam folat juga diperoleh dari multivitamin dengan asam folat 400 mcg atau lebih. Nutrisi lain yang membantu adalah vitamin C, vitamin E dan seng.

Makanan yang harus dihindari

Begitu mengetahui Anda sedang mengandung, segera hentikan kebiasan minum alkohol, merokok dan menggunakan obat-obatan terlarang. Karena beberapa zat tertinggal beberapa waktu dalam tubuh, sebaiknya menghentikannya sejak merencanakan kehamilan.

Jika kebiasaan buruk tetap dilakukan hingga hamil, janin berisiko gugur atau lahir prematur. Terlampau banyak kafein juga buruk bagi janin, karena kafein menyerap zat besi yang dibutuhkan bayi dan ibu.

Pilih menu ikan

Perbanyak asupan ikan, terutama salmon dan tuna. Namun hindari ikan yang mengandung banyak merkuri seperti hiu, ikan todak, king mackerel karena akan mengendap dalam tubuh ibu dan janin.

Hindari makanan 'sampah'

Hilangkan makanan 'sampah' dari meja makan. Keripik kentang, kue-kue kering, soda dan makanan cepat saji tidak mengandung nutrisi bagi ibu dan bayi. Meskipun hamil, pastikan indeks massa tubuh antara 20 hingga 30.

Kenaikan berat badan normal sela kehamilan delapan hingga 15 kilogram. Berat badan berlebih saat hamil rentan terhadap diabetes kehamilan, tekanan darah tinggi serta memperkecil peluang bayi lahir normal. (adi)



Sumber
VIVAnews

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates