-->

Rabu, 03 Februari 2010

Tips Mendampingi Keluarga yang Setres

Fenomena Caleg stres dan depresi yang akhirnya masuk rumah sakit jiwa sedang melanda dunia politik belakangan ini. Sebenarnya, peran keluarga sangat penting untuk menghindari hal ini. Tapi, kalaupun salah satu anggota keluarga yang mengalami kejadian ini, Anda perlu lebih memperhatikan mereka. Ini caranya!

Menurut Ratna Juwita, Staf Pengajar Psikolog Sosial dari Universitas Indonesia, banyaknya caleg gagal yang akhirnya depresi disebabkan karena kekecewaan yang sangat dalam. “Bayangkan, mereka sudah menginvestasikan waktu, energi, dan uang dalam jumlah banyak, tapi semua itu tidak membuahkan hal. Harapan tinggi yang pupus membuat mereka depresi berat.”

Ratna juga menguraikan, sebenarnya setiap orang punya ketahanan fisik dan psikis yang berbeda-beda. Nah, bagi mereka yang ketahanan psikisnya lemah rentan mengalami depresi.
”Kemungkinan caleg depresi ini mempunyai ketahanan psikis yang lemah.”
Jika salah satu anggota keluarga Anda mengalami kegagalan ini, sebaiknya jangan diabaikan. Menurut Ratna, tidak hanya sakit psikis, hal ini juga bisa berdampak pada kesehatan fisik.
“Karena tingkat adrenalin mereka yang tinggi dapat menyebabkan serangan jantung,” katanya.
Lantas, apa yang harus dilakukan untuk mendukung mereka?

- Dengarkan keluh kesah mereka. Jika keluarga Anda sudah mengalami kerugian besar, sebaiknya jangan dipersalahkan. Lebih baik menunggu, emosinya membaik baru menyelesaikan masalah-masalah keluarga.

- Kenali gejala depresi berat, Jika dalam waktu tiga hari, ia menderita ganguan kejiwaan seperti stres, susah tidur dan tidak bernafsu makan, maka keluarga harus segera membawa ke klinik kejiwaan untuk mendapat perawatan agar tidak sampai menderita depresi yang lebih berat lagi, seperti ingin bunuh diri.


Sumber VIVAnews

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Posting Komentar

By :
Free Blog Templates