-->

Minggu, 07 November 2010

Bagi para wanita, sangat penting melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sejak dini. Hal ini penting, untuk mendeteksi adanya gejala kanker payudara. Anda juga sesungguhnya bisa terhindar dari penyakit itu.

Sebuah studi baru yang dilansir DailyMail menunjukkan bahwa diet ketat selama dua hari dalam seminggu, dengan mengonsumsi menu sehat berisi sayuran, buah, susu dan segelas Bovril dapat mencegah kanker payudara.

Wanita yang memotong 650 kalori per hari, dua kali seminggu, memiliki tingkat resiko lebih rendah mengalami kanker hormon dalam darah mereka. Para peneliti mengatakan bahwa wanita yang berisiko tinggi menderita kanker payudara bisa menjalani metode diet yang sama agar bisa mencegah tumor makin berkembang.

Studi ini meneliti 50 wanita gemuk berusia 30 sampai 45 tahun yang dianggap memiliki risiko genetik tinggi terkena kanker payudara, baik hanya ibu atau saudara perempuan telah menderita penyakit tersebut.

Selama dua hari setiap minggunya mereka dibatasi hanya makan sepertiga dari asupan harian yang direkomendasikan 2.000 kalori untuk wanita.

Diet yang dilakukan harus mengikuti aturan menu empat porsi sayuran, satu bagian buah, dua liter susu semi-skim termasuk teh hijau, minuman diet lunak atau minuman asin seperti secangkir Bovril panas. Sementara di luar hari diet, mereka diijinkan untuk makan sebanyak yang mereka inginkan, tetapi ingat makanan sehat yang relatif rendah lemak perlu menjadi makanan utama.

Setelah enam bulan ilmuwan menemukan bahwa wanita memiliki leptin dan insulin jauh lebih sedikit dalam darah mereka termasuk hormon yang dapat menyebabkan kanker. Leptin turun rata-rata 40 persen dan insulin turun rata-rata 25 persen.

Para wanita rata-rata juga kehilangan berat badan dan mencatat 15 persen per penurunan tingkat protein C-reaktor yang berbahaya, yang juga dikenal untuk meningkatkan resiko kanker payudara dalam darah mereka.

50 wanita lainnya menjalani diet di mana mereka dibatasi sampai 1.500 kalori setiap hari dan diperintahkan untuk menghindari makanan manis, daging lemak dan alkohol yang berlebihan.

Para wanita ini juga memiliki sedikit hormon penyebab kanker dalam darah mereka setelah enam bulan kemudian, tetapi penurunan insulin tidak signifikan daripada wanita pada diet dua-hari seminggu.

Tetapi para ilmuwan di balik penelitian terbaru ini percaya bahwa diet sehat dua-hari seminggu-bahkan bisa lebih efektif dibandingkan diet umum.

Penelitian ini diterbitkan dalam International Journal of Obesity.


Sumber
VIVAnews


Website yang berhubungan :
Tentang Aku
Sentuhan Rohani
Info Teknologi Terkini
Info Pendidikan
Info Kesehatan
Forum Di Web
Puisi-puisi ku

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates