-->

Sabtu, 09 Juli 2011

Cara Membuat Istri Nyaman saat Hamil

BAGI Anda kaum pria yang memiliki istri yang tengah mengandung, jangan santai saja. Coba lakukan sesuatu yang bisa membantu istri Anda agar tetap merasa nyaman dan bahagia saat melalui masa kehamilan.

Apa saja yang bisa dilakukan calon ayah? Wah, ada banyak hal pastinya. Berikut beberapa di antaranya:

1. Ikut terlibat
Bantu istri dengan meringankan berbagai tugasnya seperti membuatkan janji dengan dokter kandungan dan memilih nama untuk buah hati.

2. Sabar
Wajar apabila seorang perempuan hamil menjadi sangat mudah marah, terutama selama trimester terakhir. Untuk itu, Anda perlu bersabar. Jangan enggan dan rela menyingkirkan segala macam benda di rumah yang membuat istri tidak nyaman

3. Tetap mesra
Kehamilan bukan berarti absen dari hubungan seksual. Dalam beberapa kasus, hal ini justru sangat diperlukan. Bicara ke dokter kandungan dan tanyakan jenis hubungan seksual yang sesuai dengan kondisi Anda. Dalam kasus tertentu, Anda mungkin diminta untuk sepenuhnya menahan diri dari melakukannya. Terlebih, hasrat seksual pasangan Anda mungkin berfluktuasi setiap trimester. Bertindaklah hati-hati, tetapi jangan pantang melakukannya. Hubungan seksual selama kehamilan akan membuat istri Anda lebih bahagia dan tidak mengeluhkan bentuk badannya.

4. Beri pengaruh positif
Bantu pasangan agar ia bisa makan dengan benar dan berolahraga ringan seperti berjalan kaki atau yoga. Anda bahkan dapat membantunya dengan memgingatkan untuk meminum obat.

5. Berikan pijatan
Berikan istri Anda pijatan pada punggung atau kakinya. Ia akan membutuhkannya karena otot-otot punggung dan kaki adalah bagian yang paling tertekan selama kehamilan.

6. Tetap terlibat pascapersalinan
Peran Anda tidak berakhir di ruang bersalin. Tetaplah mendukung pasangan setelahnya seperti halnya saat kehamilan. Bantu ia dengan turut memberi makan bayi, menenangkan dan menidurkannya. Istri mungkin masih akan mengalami perubahan emosi pascapersalinan dan itu adalah hal yang wajar, mungkin ia menderita depresi post partum. (Pri/OL-06)

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates