-->

Minggu, 20 November 2011

Dilema Operasi Warna Iris Mata

PERNAH intip keindahan mata Kate Bosworth yang murni terlahir dengan warna iris mata kanan berwarna cokelat dan iris mata kiri berwarna biru? Ini adalah salah satu kelainan indah yang sering disebut sebagai heterokromia.

Ada dua jenis heterokromia yaitu kedua iris berbeda warna (heterokromia iridum), atau sebagian iris berbeda warna dari yang lain (heterokromia iridis).

Heterokromia di dunia kedokteran kini kelak akan menjadi tren baru, setidaknya inilah yang dikatakan oleh dokter bedah di Laguna Beach, California dokter Gregg Homer dari Stroma Medical. Ia mengatakan bahwa setelah melalui penelitian selama 10 tahun dirinya mampu mengubah mata cokelat menjadi biru dan sebaliknya. Bagaimana cara kerjanya? Ia menemukan bahwa pigmen cekolat dapat dihapus dari permukaaan iris dengan cara dilaser dan meninggalkan pigmen berwarna biru di bawah jaringan iris. Ia mengatakan bahwa cara ini akanmampu mengenyahkan jaringan cokelat sehingga beubah menjadi biru dalam waktu kira-kira tiga pekan.

Sejauh ini Dr Homer mengatakan tes menunjukkan tidak ada tanda-tanda kerusakan jaringan, tetapi secara alami mungkin ada efek samping negatif yang belum terdeteksi. Ia masih memiliki waktu satu tahun untuk menuntaskan penelitian ini ndan berharap prosedur ini akan tersedia di luar Amerika dalam waktu 18 bulan mendatang sementara di Amerika masih memerlukan waktu 3 tahun.

Operasi bedah laser selama 20 detik ini dipatok biaya US$5 ribu. Dr Homer juga telah mengirimkan surat elektronik pada ribuan orang untuk mengabarkan transformasi iris yang kelak diharapkannya akan menjadi tren.

Sementara itu, Dr. Conswalla Shavers, ahli bedah dari Park Avenue Lasek di New York City sangat pesimis dengan hasil operasi laser iris mata ini. "Saya membayangkan bahwa risiko untuk pasien jauh lebih besar daripada manfaatnya. Sangat mungkin terlalu banyak pigmen yang masuk dalam ruang anterior dan kemudian menyumbat sistem pengeringan di mata. Hal ini membuat tekanan naik dan menyebabkan glaukoma," jelasnya.

Ia juga menyarankan pada calon pasien untuk menggunakan lensa kontak. "Lensa kontak berwarna lebih sedikit risikonya. Anda tidak akan memiliki efek samping potensial dan warna yang Anda inginkan akan lebih bisa terjamin," ujarnya. (Shine/Eno/OL-10)

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates