-->

Minggu, 12 Desember 2010

5 TIPS: BISA MENULIS DI BLOG

Banyak orang yang mengatakan mereka malas membuat blog karena bingung mau menulis apa di blognya. Kalaupun ada banyak yang suka membuat blog hanya dengan modal jurus copas. Itu hak orang-orang masing-masing. Saya nggak punya hak apa-apa untuk melarang orang meng-copas postingan orang di sebuah blog kemudian menjadikannya postingan, dengan catatan, jangan lupa mencantumkan sumber aslinya.

Beberapa orang akan berpendapat kalo saya memang akan gampang menungkapkan tips agar bisa menulis di blog karena saya gila menulis. Saya katakan gila karena saya bisa menghasilkan sebuah postingan dalam waktu kurang dari waktu 15 menit. Saya tidak akan menyebutkan postingan yang mana. Memang ada beberapa postingan di sini yang bisa saya tulis dalam waktu sangat pendek. Saya dikatakan gila menulis karena saya bahkan bisa menulis walaupun dengan linangan air mata.

Nah, lo?

Memang saya suka menulis. Saya mencintainya sangat dalam sehingga kalo saya jatuh cinta sama manusia saya akan terjebak dalam layar monitor my lappy. Saya kehilangan jiwa untuk menulis. Saya lebih gampang menulis kalo saya sedang marah, sedang sendirian (secara emosional), sedang sedih, sedang patah hati, baru bangun tidur, sedang makan, bahkan saya bisa menulis saat saya sedang menonton televisi (kalo sedang jeda iklan sih).

Aih kepanjangan cyiiiiinnnn!

Langsung kita ambil barang-barang bukti aja deh ya?

Pengen punya blog yang isinya asli adalah buah tangan kamu sendiri? Cek aja deh caranya…

1. Membaca

Males membaca kamu akan menjadi orang pastinya males juga menulis. Faktanya saya seorang penulis dan sebagai awalnya saya akan belajar untuk membaca segalanya yang bisa saya baca. Bahkan dulu saya rajin membaca kertas koran yang digunakan sebagai pembungkus belanjaan. Hayahhh…

Sekarang membaca cukup modal bangun tidur lalu idupin modem di pinggang pacar saya si ACER, lalu semua hal yang ingin saya baca muncul begitu saja. Nyontek tema bukan kriminal kok. Misalnya membaca sebuah postingan yang temanya tentang kisah lucu blogger yang patah hati. Emang ada ya patah hati yang lucu, nah kamu bisa tuh mencoba mengingat kembali kisah dengan tema yang sama. Saya yakin temanya sama tapi isinya pasti berbeda.

Saya banyak kok melakukan postingan seperti itu. Tak ada yang akan mengatakan kamu menjiplak. Namanya juga cerita pribadi. Mirip-mirip sama orang nggak akan mirip secara fanatik-lah, oops, identik maksudnya. Memangnya ada ya istilah kembar untuk cerita yang serupa tapi tak sama? Apa pun itulah ya?

2. Meminum kopi atau memakan cemilan

kopi

Siapa bilang kopi hanya untuk cowok? Saya kadang-kadang suka kok minum kopi. Kebiasaan dalam keluarga sejak kecil. Selalu dibikinin kopi setelah saya bilang saya lebih suka kopi yang dingin daripada susu dingin. Maklum nenek selalu bangun awal untuk menyediakan minuman bagi semua penghuni rumah. Berhubung dan terhubung saya anaknya agak malas bangun pagi (agak? Saya ketagihan tidur sepertinya) jadi minuman itu akan dingin saat saya bangun. Rasa susu yang dingin agak memualkan buat saya. Sampai sekarang. Kalo kopi enggak.

Kenapa saya menyarankan kopi untuk memulai menulis postingan?

Kalo minumannya pengen diganti dengan yang lain silakan. Saya tidak menyarankan semua orang harus minum kopi. Ehehhehehehehe

Minum kopi itu sedikit dan sekarang mulai deskripsikan apa yang kamu rasakan dalam bentuk tulisan. Tiga paragraf tidak terlalu panjang kok. Satu paragraf cukup lima kalimat aja. Siswa SMP saya saja bisa melakukannya. Apalagi kalo yang dibelakang namanya sudah ada embel-embel S(titik)(titel). Nah… nah… nulis skripsi aja bisa yang seabrek-abrek.

Kopi atau minuman tidak cukup membantu?

Tatap mata saya! Tatap mata saya!

Nggak, nggak bukan itu maksud saya!

Hohoho…

Cemilan tuh boleh dideskripsikan. Dari sisi mana aja boyeh-boyeh aja! Bahkan sisi romantisnya sekalipun. Imajinasi my man! Imajinasi! Biasanya gampang aja kayaknya tuh kalo mau berimajinasi. Kenapa sekarang malah kelihatan susah? Ckckckckckck

3. Bayangkan kotak postingan adalah kotak update status facebook atau twitter

Masih nggak bisa menulis juga. Saya ulang ya? Saya yakin semua orang pasti bisa menulis. Buktinya update status facebook sehari bisa berkali-kali tuh… kalo merasa kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan blog anggap aja tuh blog adalah kotak update status yang bisa kamu isi dengan tulisan lebih dari 140/420 karakter. Lebih bebas kan? Saya yakin kadang kamu merasa kotak facebook atau twitter kurang banyak karakternya. So? Kenapa nggak maen di blog ajah? Bisa pasang gambar lagi…

4. Pasang antinyamuk atau kipas angin

Percayalah sama saya, nyamuk atau suasana yang panas nggak akan menghasilkan tulisan apa pun selain kamu sibuk tepak-tepuk nyamuk atau malah mengipas-ngipaskan koran bekas yang kamu temukan di bawah kasur. Jadi, persiapan itu perlu untuk berkonsentrasi.

5. It’s a online diary beib…

Menulis di diary jadul kayak jaman nenek kamu masih SMP tuh selain nggak gaol.. (masya Allah) agak ribet deh sayang. Soalnya kamu nggak bisa kan ngebuat tulisan yang simetris? Atau yang times new roman semua… hahahaha… just kidding! Bukan itu poinnya!

Sahabat tuh kalo denger curhat kita, dimana-mana deh kayaknya, pasti akan menceritakan kembali cerita kita ke orang laen. Walaupun nggak niat ngebocorin rahasia, rahasia kita pasti ikutan termuncrat kok dari bibirnya. Satu hal lagi, selain mereka bisa memotong-motong cerita kita semena-mena, mereka bahkan bisa menambahkan kerupuk pangsit di dalam baksonya (ini apa coba?). Citarasa baru katanya. Kalo orang yang ngedenger ngerasa itu enak, nah berlanjutlah cerita aib-aib kita itu ke teman-teman yang lain. Lalu apa yang terjadi? Informasinya pasti nggak akan serupa dengan informasi yang awalnya kamu ceritakan. Mendingan tulis di blog. Curahkan semuanya. Biar semua orang bisa tahu ceritanya secara lengkap berdasarkan sudut pandang kamu. Tapi nggak sampe menelanjangi diri sendiri ya? Selalu ada bagian dalam diri kita yang memang nggak akan perlu kita buka sedikitpun kepada siapa pun juga. Trust yourself aja deh!

Kayaknya segitu ajah kali ya Bujang Dare?

Lima aja kepanjangan kayaknya, apalagi kalo sepuluh!

Pesan saya, tulisakan apa yang kamu pikirkan jangan sebaliknya, malah memikirkan apa yang akan dituliskan. Hasilnya akan sangat berbeda. Kegiatan pertama akan menghasilkan tulisan. Kegiatan kedua akan menghasilkan pikiran. Believe me!

Memang kita harus berpikir sebelum beraksi, tapi untuk latihan menulis, tulis sajalah apa yang bisa dan apa yang ada. Kalo kamu berpikir tulisan itu nggak layak muat di blog kamu (serasa jadi tim redaksi) bikin lagi tulisan baru. Anggap aja yang barusan itu latihan. (Kalo ngomong aja sih emang enak, yang ngetik capek-capek itu sayahhh, kalo nggak dimuat juga, pegimane? *timpuk pake laptop* *nadahin tangan*)

Selama tidak melanggar kode etik blogger kayaknya nggak apa-apa deh. (kode etiknya apa ya? Apakah bisa mengacu kepada kode etik wartawan? Nggak paham juga sayahhhh…)

Anggaplah blog itu kamar pribadi kamu. Mau jingkrak-jingkrak, jungkir balik, selama belum dimarahin sama mamah lakuin aja. Satu hal yang harus diingat, jangan sampe ngerusak barang yang ada di rumah. Nah lo? Jingkrak-jingkrak akan menjadi masalah kalo dilakukan di tempat umum. Nggak masuk penjara sih kayaknya, tapi yakin deh, semua mata tertuju padamu. Bukan kagum sama ‘wajahmu mengalihkan duniaku’ melainkan ngetawain kamu aja. So what gitu loh!

Selalu ada raja tips dari semua tips yang ada di sini. Percayalah pada yang pertama. Sisanya mungkin hanya berlaku untuk penulisnya. Hehehehehhehhehehe….

Keep blogging!


Sumber
http://rohanisyawaliah.dagdigdug.com/?p=143

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates