-->

Kamis, 07 Oktober 2010

Mengapa Kaki Sering Kram Saat Hamil

Kehamilan merupakan waktu terbaik dalam kehidupan wanita. Tapi, bagi sebagian calon ibu masa-masa kehamilan bisa menjadi pengalaman meresahkan. Hal ini tentu saja tergantung pada seberapa mudah atau sulitnya kehamilan yang dialami.

Selain nyeri punggung, keluhan utama wanita selama kehamilan lainnya adalah sering kram di bagian kaki. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa menikmati kehamilan jika keluhan ini muncul. Jika Anda sedang hamil atau sedang merencanakan untuk hamil, Anda perlu tahu cara mencegah kram kaki selama masa kehamilan, dikutip dari methodsofhealing.

Apa penyebabnya? Ada beberapa penyebab kram pada kaki selama kehamilan. Salah satunya karena berat badan bertambah sehingga beban kaki pun bertambah. Beberapa dokter mengatakan, kaki kram sebagian besar terjadi karena fakta bahwa rahim tumbuh adalah menimbulkan ketegangan berlebih pada pembuluh darah.

Kaki kram ini biasanya dimulai selama trimester kedua. Kram paling sering datang pada malam hari, tetapi terkadang dapat terjadi siang hari.

Selain itu, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kram kaki. Pertama, jangan menyilangkan kaki atau menduduki kaki. Pastikan bahwa Anda selalu mendapatkan sirkulasi darah yang baik di bagian kaki. Cobalah untuk tidak terlalu banyak duduk atau berdiri.

Luangkan waktu setiap hari untuk duduk, pijat kaki Anda secara lembut. Kemudian, sering menggerakkan jari-jari kaki Anda.

Anda juga perlu memperbanyak asupan air putih. Dehidrasi adalah penyebab utama dari kram kaki, bahkan jika Anda tidak hamil sekalipun. Selain itu, Anda juga bisa berendam atau mandi air hangat sebelum tidur, karena hal ini membantu untuk memperluas pembuluh darah dan mengendurkan otot-otot.

Jika kram kaki yang Anda alami cukup parah selama kehamilan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Dokter perlu mengetahui intensitas kram yang dialami, sehingga Anda bisa mendapatkan penanganan secara tepat. Yang perlu diwaspadai, jika Anda mengalami kram kaki dalam waktu cukup lama empat kali seminggu atau lebih, kondisi ini bisa menjadi indikasi ada gangguan dalam tubuh. (pet)



Sumber
VIVAnews

Website yang berhubungan :
Tentang Aku
Sentuhan Rohani
Info Teknologi Terkini
Info Pendidikan
Info Kesehatan
Forum Di Web
Puisi-puisi ku

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Posting Komentar

By :
Free Blog Templates