-->

Minggu, 03 Oktober 2010

Pola Tidur Sebabkan Obesitas


Satu lagi penelitian yang mendukung teori bahwa lamanya seseorang tidur mempengaruhi berat badan. Sebuah penelitian yang dilakukan National Center for Health Statistics Amerika serikat menyimpulkan bahwa orang-orang yang tidur kurang dari 6 jam atau lebih dari 9 jam setiap harinya lebih berpotensi mengalami kegemukan (obesitas) daripada mereka dengan waktu tidur yang normal.


Penelitian ini berdasarkan hasil survei pintu ke pintu terhadap 87 ribu warga negara Amerika Serikat yang telah dewasa antara 2004-2006. Hasilnya, mereka yang memiliki waktu tidur kurang dari 6 jam, 33% mengalami obesitas, sedangkan mereka yang memiliki waktu tidur lebih dari 9 jam, 26 % dan mereka yang memiliki waktu tidur normal hanya 22% yang mengalami obesitas.

James Gangwisch, seorang peneliti masalah tidur dari Universitas Kolombia mengatakan bahwa waktu tidur yang tidak benar sangat berkaitan erat dengan ketidakseimbangan hormon yang mempengaruhi nafsu makan dan tingginya potensi penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi.

Penelitian ini memperkuat hasil penelitian sebelumnya oleh tim yang dipimpin Jean-Phillipe Chaput asal Universitas Laval, Kanada. Mereka meneliti kebiasaan tidur dan berat badan 276 orang dalam kurun waktu 6 tahun. Hasilnya, 35% dari mereka yang memiliki waktu tidur antara 5-6 jam dan 25% mereka yang tidur lebih dari 9 jam mengalami kenaikan berat badan 11 pon. Sementara itu, bobot tubuh mereka yang memiliki waktu tidur 7-8 jam stabil.



Sumber
mediaindonesia.com

Website yang berhubungan :
Tentang Aku
Sentuhan Rohani
Info Teknologi Terkini
Info Pendidikan
Info Kesehatan
Forum Di Web
Puisi-puisi ku

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates