-->

Rabu, 29 September 2010

Sunat Kurangi Risiko Terjangkit HIV


PARA ilmuwan mendukung adanya teori yang menyatakan bahwa sikumsisi atau yang lebih dikenal dengan istilah sunat atau khitan di Tanah Air dapat mengurangi risiko terjangkit virus HIV pada anak laki-laki secara signifikan.

Sunat adalah tindakan memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup depan penis. "Hasil penelitian terbaru kami menunjukkan bahwa kulup atau kulit khitan merupakan titik masuk yang memungkinkan adanya proses penularan dari pasangan perempuan yang terinfeksi HIV," jelas para peneliti yang dikutip oleh News.com.au.

Mereka juga menambahkan, nantinya bila pandemi HIV teridentifikasi, akan diketahui tingkat penderita paling rendah berasa di daerah sub-Sahara di Afrika karena para penduduk prianya 80 persen telah disunat. Namun, sunat di beberapa negara sunat menjadi sesuatu yang terbilang berbiaya mahal maka tak semua mampu mengadakan oprasinya.

"Semua negara seharusnya mengizinkan proses sirkumsisi diadakan untuk masyarakat umum dan fasilitas operasinya disediakan di rumah sakit umum. Kita seharusnya secara global dapat meniru sistren pada 1950-an. Saat itu, hampir semua pria telah disunat," kata ahli medis Alex Wodak. Studi ini telah dimuat di Medical Journal of Australia edisi September 2010. (Pri/OL-06)


Sumber
mediaindonesia.com

Website yang berhubungan :
Tentang Aku
Sentuhan Rohani
Info Teknologi Terkini
Info Pendidikan
Info Kesehatan
Forum Di Web
Puisi-puisi ku

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Posting Komentar

By :
Free Blog Templates