-->

Selasa, 28 September 2010

Salon Kaki untuk Penderita Diabetes

Meski tidak bisa disembuhkan, diabetes melitus merupakan penyakit yang bisa dikendalikan. Namun, mengontrol penyakit ini, bukan sekadar mengendalikan kadar gula dalam darah atau mengubah gaya hidup, tapi penderita juga perlu menjaga kesehatan organ tubuh. Salah satunya, kesehatan kaki.

Kesehatan kaki penderita diabetes perlu diperhatikan, karena rentan mengalami luka. Parahnya, saat kaki luka, penyembuhannya bisa memakan waktu cukup lama. Bahkan, jika tak kunjung sembuh-sembuh, pada beberapa kasus, penderita diabetes harus kehilangan kaki (diamputasi).

“Sumber komplikasi ternyata bisa berawal dari kaki. Maka itu, perawatan kaki sangat penting bagi penderita diabetes,” ujar Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Endokrinologi Metabolik dan Diabetes dari RSCM, Prof.Sarwono Waspadji,MD,PhD, saat ditemui pada Konfrensi Pers “19th Jakarta Diabetes Meeting” di Hotel Nikko Jakarta, Selasa 28 September 2010.

Menurutnya, merawat kaki penderita diabetes sama dengan merawat wajah di salon-salon kecantikan. Jangan biarkan kaki mengalami luka, karena bisa menjadi sumber malapetaka yang berujung pada amputasi. Sebab, pada penderita diabetes, luka sekecil apapun akan sulit sembuh dan akan sulit diobati sehingga sering menjadi infeksi dan berakhir dengan amputasi.

Untuk mengatasi masalah ini, saat ini pun mulai banyak tersebar klinik perawatan kaki khusus penderita diabetes. Di klinik tersebut para terapis akan melakukan perawatan kaki mulai dari pemeriksaan faktor risiko terjadinya luka seperti kapalan, melakukan pengamatan perubahan bentuk kaki (deformitas) dan tekanan kaki, menyediakan sepatu khusus penderita diabetes, hingga menyediakan kaki palsu.

“Di klinik ini para dokter ahli bedah, ahli penyakit dalam dan rehabilitasi untuk kaki benar-benar secara terampil dan profesional menjaga kesehatan kaki,” kata Sarwono.

Kapalan atau penebalan yang sering dianggap sepele ternyata bisa menjadi masalah besar bagi penderita diabetes. Karena itu, harus ditangani serius agar tak berubah menjadi lecet, luka bahkan infeksi yang sulit diobati.

Tak hanya itu, seringkali aktivitas kaki yang terlalu lelah tanpa disadari mengalami perubahan bentuk akibat tekanan kaki. Hal ini pun bisa menimbulkan pengerasan kulit atau kapalan yang kapan saja bisa menjadi luka jika mengalami gesekan hebat. Untuk itu, disediakan pula sepatu khusus bagi para penderita diabetes.

“Perhatian pada kaki penderita diabetes baru belakangn ini menjadi hal yang perlu diperhatikan, karena banyak penderita diabetes yang berakhir dengan amputasi kaki,” katanya.



Sumber
VIVAnews

Website yang berhubungan :
Tentang Aku
Sentuhan Rohani
Info Teknologi Terkini
Info Pendidikan
Info Kesehatan
Forum Di Web
Puisi-puisi ku

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates