-->

Senin, 14 Maret 2011

INILAH.COM, Bandung - Bagi anda yang menggemari musik, sering kali ingin tampil sesuai dengan ciri khas pemain musik yang digemari. Jika demikian, Rock N Roll Haircutting bisa menjadi pilihan.

Rock N Roll Haircutting ini berdiri pada 2004 berawal dari kebiasaan pemiliknya, Ina dan Mega yang sering memotong rambut teman-teman mereka.

Dengan bermodal bakat memotong rambut tersebut, Ina dan Mega memulai usaha di sebuah tempat yang sangat sederhana, yaitu di gudang sebuah perusahaan clothing di Jalan Buahbatu.

Kedua memulai usaha gunting rambut dengan gaya para pemain band rock n roll. Setelah berjalan beberapa lama, tempat gunting rambut yang belum ada nama tersebut menjadi tempat nongkrong anak-anak muda, termasuk sejumlah pemain band. Bahkan tempat tersebut menjadi favorit para pemain band.

Selain untuk menata rambut, tempat itu pun menjadi base came untuk bermain musik. Suasana itulah yang akhirnya menginspirasi mereka memberikan nama tempat cukur tersebut, Rock N Roll Haircutting.

“Selain memang bermusik, banyak personel band yang memotong rambut dan nongkrong di tempat kami. Jadilah diberi nama Rock N Roll Haircutting,” terang Marketing-Promotion Rock N Roll Haircutting Tia Tresna kepada INILAH.COM, Senin (14/3/2011).

Sejak saat itu, kebanyakan pelanggan Rock N Roll Haircutting adalah mereka yang ingin tampil sesuai musik yang digemari. Di awal keberadaannya, Rock N roll Haircutting pun melakukan promosi di acara-acara musik yang digelar di Bandung.

“Awalnya kami menyebarkan flyer, setelah itu keberadaan kami juga menyebar dari mulut ke mulut,” ujar Tia yang juga hairstylist di tempat tersebut.

Untuk memperbaiki sarana dan prasarana, pada 2005 Rock N Roll Haircutting pun pindah ke sebuah tempat di Jalan Bagus Rangin, dan akhirnya, pada 2010 menetap di Lantai I, Dago Plaza, Jalan Ir H Juanda.

Hingga saat ini Rock N Roll Haircutting memang memiliki pelanggan yang sebagian besar laki-laki. Tempat potong rambut yang sudah cukup ternama di Bandung ini memang memiliki konsep seperti barber shop pada umumnya.

“Di sini kami tidak menyediakan jasa keramas seperti di salon-salon karena konsep kami memang disamakan dengan barber shop biasa,” jelas Tia.

Meskipun diminati anak muda dan menjadi langganan para pemain band, ternyata sejumlah hairstylist di Rock N Roll Haircutting tidak memiliki latar belakang pendidikan tata rambut.

“Semua hairstylist yang ada di sini memiliki kemampuan menata rambut secara otodidak,” kata Tia.

Selain itu, salah satu ciri khas Rock N Roll Haircutting adalah semua hairstylist-nya perempuan. Mereka juga tidak dibekali teknik khusus, bahkan pemotongan rambut dilakukan menggunakan gunting zig-zag.

“Kami juga tidak menggunakan teknik yang biasa digunakan di salon. Kami memotong rambuh berdasarkan feeling saja,” jelas Tia.

Tetapi dengan cara unik dan sederhana tersebut, justru mereka bsia mengubah tataan rambut biasa menjadi tidak biasa. [den]

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates