-->

Sabtu, 12 Maret 2011

Telkom Flexi Bidik Pasar Internet Narrowband

VIVAnews - Telkom Flexi, yang juga terjun ke penyediaan layanan akses internet lebih memilih fokus ke segmen low end. Pasalnya, menurut manajemen Telkom, di industri telekomunikasi, segmen tersebut pangsanya cukup besar.

“Kami berusaha memberikan penawaran yang jujur ke pelanggan. Infrastruktur Flexi dengan lebar bandwitdh 5MHz tidak optimal untuk menawarkan layanan broadband,” kata Triana Mulyatsa, Executive General Manager Telkom Flexi, dalam keterangannya, Selasa 29 Juni 2010.

Jadi, menurut Triana, lebih baik jika pihaknya menawarkan narrowband, namun dengan kualitas mendekati broadband.

Triana menjelaskan, karena perubahan gaya hidup berkomunikasi yang mengarah ke akses data, pasar untuk layanan ini pun terbagi atas produk broadband dan narrowband. “Broadband mampu memberikan kecepatan hingga di atas 3,1Mbps (best effort), sedangkan narrowband mulai dari 156 kbps,” kata Triana.

“Pengguna narrowband itu secara volume besar karena bermain di pasar bawah. Sedangkan broadband itu konsumsinya besar. Jadi sebenarnya keduanya memiliki potensi yang sama-sama besar,” ucap Triana.

Langkah Flexi yang memilih pasar narrowband juga dinilai tepat. Pasalnya, Triana melanjutkan, induk usaha mereka yakni Telkom Group sudah mempunyai banyak variasi produk layanan data. Misalnya, TelkomselFlash atau Speedy untuk broadband.

“Flexi memilih narrowband karena jangkauannya mencakup seluruh Indonesia,” kata Triana. “Apalagi jika melihat kenyataan di lapangan bahwa pengguna sebenarnya mengakses situs yang tidak memerlukan bandwitdh besar,” klaimnya.

Triana menyebutkan, karena fokus pada segmen yang dituju, tercatat 900 ribu pelanggan pernah mengakses layanan data Flexinet dan 400 ribu di antaranya menjadi pelanggan tetap.

“Untuk memanjakan pelanggan, kami menciptakan inovasi Flexi Cafe plus-plus di empat lokasi di Jabodetabek. Kami memberikan diskon 20 persen bagi pengguna yang menunjukkan SMS promo di cafe yang bekerja sama dengan Trendy Bakery, salah satunya di daerah Sabang, Jakarta,” tuturnya. (art)
• VIVAnews

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates