-->

Jumat, 27 Agustus 2010

Tai Chi Redakan Gejala Fibromyalgia


SELAIN merupakan salah satu jenis seni bela diri dari 'Negeri Tirai Bambu', tai chi ternyata juga dapat meredakan nyeri sendi serta gejala fibromyalgia lainnya.

Tai chi merupakan seni bela diri yang mengombinasikan meditasi dengan gerakan lembut dan perlahan disertai relaksasi dan sistem pernapasan mendalam. Selama ini, tai chi memang dikenal dapat meningkatkan kekuatan otot, memperbaiki kualitas tidur dan keseimbangan tubuh. Bahkan, dalam sebuah penelitian, tai chi dikemukakan dapat mengatasi gejala fibromyalgia.

Fibromyalgia adalah sindrom yang dicirikan oleh rasa sakit kronis, kekakuan, dan kesakitan otot, tendon, dan radang sendi yang tidak dapat dideteksi. Gejala penyakit ini di antaranya yakni tidur tidak nyenyak, terasa lelah sewaktu bangun, kelelahan, kegelisahan, depresi, dan gangguan pada usus. Namun, kondisi ini tidak mengancam nyawa dan tidak menyebabkan kerusakan atau kelainan bentuk tubuh.

Penyebab penyakit yang umumnya terjadi pada perempuan paruh baya ini hingga kini belum diketahui. Fibromyalgia juga tidak dapat didiagnosis berdasarkan hasil laboratorium sehingga dokter akan menanyakan riwayat kesehatan atau mungkin memeriksa seluruh sendi dan otot untuk dihubungkan dengan gangguan kesehatan yang dialami pasien. Kurang jelasnya tanda-tanda maupun tes definitif juga membuat beberapa dokter mempertanyakan apakan fibromyalgia merupakan masalah kesehatan fisik atau psikologis.

Dalam sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr Chenchen Wang di Universitas Tufts di Boston melibatkan 66 pasien penderita fibromyalgia. Mereka lalu ditawarkan untuk mencoba tai chi atau latihan peregangan sebanyak dua kali seminggu selama 12 minggu. Pada pasien yang mencoba latihan tai chi, terlihat adanya kemajuan dalam meredanya gejala-gejala fibromyalgia, sedangkan pada kelompok yang lain kemajuannya hanya terasa sedikit. Hasil penelitian ini telah dimuat pada New England Journal of Medicine edisi Kamis (19/8).

Dalam sebuah editorial, dua dokter dan seorang ahli obat-obatan tradisional China dari Beth Israel Deaconess Medical Center di Boston menyebut hasil penelitian ini sebagai sesuatu yang provokatif dan mengejutkan. Dan, karena efek dari penggunaan plasebo juga belum diketahui, mereka juga menyarankan agar hasil tersebut perlu dikaji dalam penelitian berskala besar.

Adapun sponsor utama penelitian ini adalah Pusat Nasional Pelengkap dan Pengobatan Alternatif milik pemerintah AS. Setelah ini, beberapa peneliti telah menerima dana federal untuk mengadakan penelitian terhadap pikiran dan tubuh yang sekaligus membuat obat yang lebih baik untuk mengatasi fibromyalgia. (Pri/OL-06)


Sumber
MediaIndonesia.com

Website yang berhubungan :
Tentang Aku
Sentuhan Rohani
Info Teknologi Terkini
Info Pendidikan
Info Kesehatan
Forum Di Web
Puisi-puisi ku

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates