-->

Kamis, 19 Agustus 2010

'Bedug Masjid' di Ujung Jari

Perkembangan teknologi membawa perubahan tradisi dalam Ramadan. Jika di masa lalu umat muslim harus mendekati masjid untuk mendengarkan waktu sahur dan bedug berbuka, kini mereka cukup mengandalkan telepon seluler.

Jajak pendapat Yahoo Maktoob Survey! mengungkap, mayoritas responden (56 persen) mengandalkan telepon seluler untuk menentukan waktu sahur dan berbuka. Hanya, sembilan persen yang mengandalkan masjid. Sisanya dari sumber informasi lain seperti televisi, surat kabar, internet dan radio.

Sebagian besar responden yang sedang berpuasa (75 persen) juga menginginkan konten Islami dari ponsel mereka selama bulan Ramadan. Kalimat syahadat, waktu-waktu salat dan Alquran adalah konten yang paling digemari.

Penelitian dilakukan terhadap 1.446 muslim dewasa di beberapa negara Arab, yaitu Bahrain, Mesir, Yordania, Kuwait, Libanon, Maroko, Oman, Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Penelitian bermaksud melihat persepsi umat muslim terhadap Ramadan dan perubahan persepsi dari tahun ketahun.

Menurut sebagian besar muslim, Ramadan adalah ujian setiap tahun untuk menahan diri dan mendisiplinkan diri. Melaksanakan ibadah bersama teman, membayar zakat dan membaca Alquran adalah ibadah yang dilakukan selama bulan suci.

Mengenai penentuan waktu Ramadan, 62 persen responden menyukai tradisi dengan penampakan bulan dengan mata telanjang. Sedangkan 49 persen lainnya setuju penentuan didasarkan para ahli.

Bulan suci Ramadan dan pelaksanaan ibadah selama sebulan penuh, lekat dengan nilai tradisi dan keluarga. Ramadan dinilai merekatkan ikatan khusus dalam kekerabatan di banyak negara berpenduduk mayoritas Islam.

Survei tahun ketiga menunjukkan mayoritas responden (87 persen) memilih untuk merayakan Iftar atau berbuka puasa dengan keluarga di rumah. Sedangkan sisanya berbuka bersama teman.

"Alasan di balik survei adalah untuk memelajari persepsi bulan suci dalam masyarakat lokal dan penduduk di sejumlah negara di kawasan," kata Tamara Deprez, Kepala Riset Yahoo Maktoob! seperti dikutip dari Al Bawaba. "Hasilnya, warga Arab masih mempraktikkan nilai tradisi, ikatan keluarga, dan adanya ikatan khusus selama Ramadan."



Sumber
VIVAnews

Website yang berhubungan :
Tentang Aku
Sentuhan Rohani
Info Teknologi Terkini
Info Pendidikan
Info Kesehatan
Forum Di Web
Puisi-puisi ku

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates