-->

Kamis, 12 Agustus 2010

Air Zam Zam Diduga Tercemar Arsenik


MEMASUKI bulan Ramadan tahun ini, umat muslim dikejutkan dengan adanya peringatan bahaya bahwa air suci Zam Zam dalam kemasan mungkin telah tercemar oleh zat arsenik.

Dewan Kota Leicestershire, Inggris, mengatakan air Zam Zam yang berasal dari Arab Saudi dinilai ilegal sehingga memiliki kemungkinan mengandung zat arzenik dan nitrat berkadar tinggi. Pernyataan itu dikemukakan dua hari sebelum Ramadan tiba saat semua umat muslim bersiap menjalani ibadah puasa selama satu bulan.

Air Zam Zam yang dianggap suci oleh umat Islam berasal dari sebuah sumber mata air di Arab Saudi. Air itu tidak diekspor dan diperjualbelikan secara komersil, tapi hanya dapat dibeli dan dikonsumsi di Arab Saudi. Maka itu, bila menemukan air Zam Zam yang dikemas dalam botol, belum tentu itu adalah air Zam Zam asli dan mungkin dapat membahayakan kesehatan. Peringatan yang sama juga telah dikeluarkan oleh Badan Standardisasi Makanan (FSA) sejak beberapa tahun lalu tentang kekhawatiran kandungan nitrat dan arsenik yang berlebih.

Hukuman bagi pemalsuan air Zam Zam yakni dua tahun penjara dan denda sekitar US$31 ribu. Kepala Perdagangan Dewan Kota Leicestershire David Bull mengatakan, "Badan Standardisasi Makanan telah melakukan uji coba yang hasilnya menunjukkan bahwa beberapa air Zam Zam yang dijual di Inggris atau dibawa ke Inggris secara personal mengadung zat arsenik tiga kali lipat lebih tinggi dari batasan normal." Maka itu, ia pun mengimbau kepada wargaya untuk segera melapor kepada pihaknya bila mengetahui ada yang memperjualbelikan air Zam Zam di Inggris. (Pri/OL-08)


Sumber
MediaIndonesia.com

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates