-->

Kamis, 12 Agustus 2010

Gen Penyebab Meningitis Terungkap


SEKUMPULAN gen yang menyebabkan seseorang rentan terhadap penyakit meningitis atau peradangan pada membran pelindung sistem syaraf pusat telah diketemukan.

Tim peneliti internasional membandingkan DNA sebanyak 1.400 orang yang terjangkit bakteri meningitis dengan DNA 6.000 orang sehat. Mereka lalu menemukan perbedaan respons imunitas antara dua kelompok gen yang memengaruhi apakah seseorang tergolong rentan atau tidak terhadap meningitis. Diharapkan, penemuan ini akan memberikan kontribusi terhadap perkembangan vaksin jenis baru.

Selama ini, peneliti hanya mengetahui bahwa meningitis disebabkan oleh bakteri Neisseria meningitis yang menyebabkan pembengkakan pada selaput otak dan keracunan darah. Sebenarnya, ini bukanlah upaya yang kali pertama dilakukan guna mencari tahu apakah meningitis turut dipengaruhi kualitas gen seseorang. Namun, sayangnya hasil penelitian yang lalu dinilai kurang akurat karena kurangnya partisipan.

Yang dimaksud dengan perbedaan gen yakni pada beberapa orang bakteri ternyata dapat dengan mudah menghancurkan sistem imun dan menimbulkan infeksi, sedangkan beberapa orang lainnya memiliki ketahanan sistem imun yang lebih baik sehingga mampu melawan bakteri tersebut.

Protein di dalam gen tersebut disandikan dengan faktor H, faktor H inilah yang terkait dengan protein. Maka di mana terdapat kelemahan, bakteri meningokokus dapat mengikat protein guna mencegah sistem imun mengidentifikasi kelemahan tersebut

Salah seorang peneliti Profesor Michael Levin, ahli kesehatan anak dari Imperial College London mengatakan penemuan ini secara khusus akan sangat membantu dalam perkebangan vaksin melawan meningitis B. Ia berujar hasil ini turut membantu para peneliti untuk menciptakan jenis vaksin baru yang lebih baik agar dapat digunakan secara efektif oleh masyarakat dunia.

Selain itu, dimungkinkan juga, dapat memperbaiki sistem pengobatan terhadap mereka yang didiagnosis telah terjangkit meningitis. Sue Davie, Ketua Eksekutif Yayasan Meningitis Trust mengatakan, "Hal ini merupakan sebuah pencerahan bagi kami. Kini kami mengetahui faktor apa yang menyebabkan seseorang dapat dengan mudah terkena meningitis, sedangkan sebagian lainnya tidak." Menurutnya, penelitian lebih lanjut tentunya diperlukan untuk menentukan perbedaan genetis apa yang menyebabkan kerentanan tersebut, tapi ia menyatakan penemuan ini merupakan sebuah awal yang menjanjikan. (Pri/OL-06)


Sumber
MediaIndonesia.com

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates