-->

Jumat, 13 Agustus 2010

Kapan Waktu Tepat Ajari Anak Puasa

Ada tugas penting bagi orangtua dengan anak selama Ramadan. Selain menyambut bulan penuh berkah ini dan menjalankan puasa, orangtua juga berkewajiban mengajarkan anak-anak mengenai berpuasa Ramadan. Namun, banyak orangtua merasa khawatir dan tak tega melihat buah hati lemas lantaran haus dan lapar.

Berdasarkan penelitian, berpuasa memberi dampak positif bagi perkembangan fisik dan mental anak. Beberapa ahli meyakini puasa meningkatkan hormon pertumbuhan anak dan meningkatkan daya tahan tubuh. Secara psikologis anak yang berpuasa memiliki pola hidup lebih disiplin, sabar, mau berbagi dan mengendalikan diri. Namun, karena si kecil memiliki kemampuan terbatas, jangan memaksakan mereka berpuasa.

Sejak kapankah tepatnya mulai memperkenalkan dan mengajarkan si kecil tentang puasa? Berdasarkan laman Pediatrica Gadjah Mada, orangtua boleh memperkenalkan puasa kepada buah hati saat memasuki usia empat tahun.

Latih anak untuk makan sahur bersama dan berpuasa selama beberapa jam selama beberapa hari. Semakin dewasa usia anak, berikan rentang waktu berpuasa yang lebih lama seperti setengah hari pada minggu berikutnya dan dilanjutkan berpuasa hingga berbuka.

Berikut ini beberapa tips sederhana, dalam mengajarkan anak berpuasa:

1. Pengertian

Tanamkan pengertian dan pemahaman mengenai puasa, mengapa berpuasa penting, keuntungan berpuasa serta pahala yang akan diperoleh.

2. Tetapkan target

Setelah anak memahami arti puasa, buatlah perjanjian berapa hari si kecil akan berpuasa. Sesuaikan dengan kondisi dan usia anak.

4. Buat agar sahur menyenangkan

Ajari anak makan sahur dengan lembut dan sabar. Mereka belum terbiasa terhadap pola sahur yang menyita waktu tidur dan makan dalam kondisi mengantuk. Agar anak lebih mudah makan sahur, buatlah menu-menu makan sahur favorit serta menu semenarik mungkin.

5. Sibukkan anak saat berpuasa

Ciptakan kegiatan yang menarik selama bulan Ramadan, karena biasanya sekolah berlangsung lebih cepat saat Ramadan. Aktivitas bermain yang tak menguras tenaga akan membuatnya lupa bahwa ia sedang berpuasa.

3. Buat Tabel Puasa

Ajak anak membuat tabel mengenai perkembangan puasa dan target mereka selama Ramadan. Beri tanda cek bila anak berhasil mencapai target.

6. Berikan hadiah

Jangan lupa memberi anak hadiah setelah berhasil melewati satu hari puasa sesuai target. Pelukan dan ciuman hangat cukup memberi motivasi bagi anak untuk kembali berpuasa esok hari.



Sumber
VIVAnews

Tentang Aku
Sentuhan Rohani
Info Teknologi Terkini
Info Pendidikan
Info Kesehatan
Forum Di Web

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates