-->

Kamis, 12 Agustus 2010

Makanan Organik, Sehatkah ?


Makanan organik begitu membludak dipasaran. Data dari Food Marketing Institute memperlihatkan bahwa 51 % para konsumen di Amerika Serikat membeli beberapa makanan organik, yang paling sering diburu adalah buah-buahan dan sayuran yang merupakan kebutuhan sehari-hari. Tapi pertanyaannya kini adalah apakah makanan organic memberikan efek bagi kesehatan kita ?

Departemen Pertanian AS (USDA) tidak memberikan klaim bahwa makanan organik memberikan nutrisi lebih atau aman untuk dikonsumsi masyarakat. Pada penelitian tahun 2007 lalu, University of CAlifornia Davis menganalisa anti-oksidan dalam tomat melebihi periode 10 tahun dan ditemukan pada tomat organik mengandung flavonoid lebih banyak, yang merupakan salah satu tipe Anti-oksidan.

Penelitian ini tidak mengahruskan kita untuk membeli makanan organik, hal itu menunjukkan bahwa kandungan nutrisi dari produksi organik dapat berbeda dari produk lainnya.

Dan para peneliti mendukung hasil yang diharapkan bahwa dengan pola makanan organik untuk anak-anak dapat mengurangi kadar pestisida di dalam tubuh. Sementara mengonsumsi makanan non-organik belum ditemukan sebagai penyebab kerusakan neurological atau kerusakan lainnya, Mengonsumsi makanan organik untuk memberi nutrisi bagi jiwa dan raga Anda mungkin pilihan yang bijak.

Tentu saja, term "organik" tidak hanya diperuntukkan untuk makanan saja. Petani yang memproduksi makanan organik dengan mengilangkan pestisida dan menghemat penggunaan air, sehingga membuat makanan organik menjadi pilihan makanan hijau ramah lingkungan. Sehingga makanan organik lebih bernutrisi dan pilihan baik untuk dikonsumsi.

Tapi disarankan bagi Anda, jika ingin mengonsumsi makanan organik belilah prosuk sayur dan buah, bukan produk pemanis orbanik atau snack organik. Tapi yang perlu digaris bawahi, baik organik maupun tidak, sayuran dan buah adalah makanan menyehatkan.


Sumber
MediaIndonesia.com

Artikel Yang Berhubungan



0 komentar:

Poskan Komentar

By :
Free Blog Templates